Menu ✖

Dark Mode
Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

News

Kota di Jepang Batasi Warga Gunakan Smartphone dan Game Hanya 2 Jam Sehari

badge-check


					{ Perbesar

{"aigc_info":{"aigc_label_type":0,"source_info":"dreamina"},"data":{"os":"web","product":"dreamina","exportType":"generation","pictureId":"0"},"trace_info":{"originItemId":"7553063476994788626"}}

Majelis kota Toyoake di Prefektur Aichi, Jepang tengah, pada Senin mengesahkan sebuah peraturan yang merekomendasikan seluruh warga membatasi penggunaan smartphone, konsol gim, dan perangkat digital lainnya maksimal dua jam sehari di luar urusan kerja dan sekolah. Meski begitu, aturan ini tidak disertai sanksi.

Peraturan yang akan berlaku mulai 1 Oktober ini muncul di tengah kekhawatiran mengenai dampak paparan teknologi berlebihan, dan diyakini sebagai yang pertama di Jepang.

Meskipun mengakui perlunya smartphone, tablet, dan perangkat digital lain, peraturan tersebut memperingatkan bahwa penggunaan berlebihan untuk menonton video dapat berdampak buruk, termasuk mengganggu tidur serta mengurangi interaksi keluarga.

Peraturan itu juga menyerukan agar anak SD tidak menggunakan smartphone setelah pukul 21.00, sedangkan anak SMP dan usia lebih tua diminta berhenti setelah pukul 22.00. Disebutkan pula bahwa “tidur yang cukup sangat penting bagi pertumbuhan fisik dan mental” semua anak di bawah usia 18 tahun.

Orang tua diminta menetapkan aturan penggunaan perangkat di rumah, sementara pihak kota berjanji menyiapkan sistem konsultasi bagi para orang tua.

Wali Kota Toyoake, Masafumi Kouki, mengatakan kepada Kyodo News bahwa batasan waktu penggunaan smartphone dalam peraturan ini didasarkan pada pedoman tidur sehat dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan. Dari perhitungan, waktu penggunaan rata-rata di hari kerja sekitar dua jam, dan jika melebihi itu dapat mengakibatkan kurang tidur.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News