Menu

Dark Mode
Live-Action BLUE LOCK Tambah Deretan Pemain Baru, Visual 20 Karakter Resmi Dirilis Tiga Bank Raksasa Jepang Bakal Dapat Akses AI Canggih “Claude Mythos” dari AS Kaisar Naruhito Kunjungi Belanda dan Belgia Juni Ini Game Baru Patlabor Akan Rilis Musim Panas Ini untuk PS5 dan PC Gara-Gara Krisis Minyak Timur Tengah, Perusahaan Cemilan Jepang Mulai Cetak Kemasan Hitam Putih Manga Romance “L♡DK Pink” Resmi Hadir dalam Bahasa Inggris di K MANGA

Teknologi

Jepang Akan Terapkan Buku Pelajaran Digital Penuh di Sekolah Mulai 2030

badge-check


					{ Perbesar

{"aigc_info":{"aigc_label_type":0,"source_info":"dreamina"},"data":{"os":"web","product":"dreamina","exportType":"generation","pictureId":"0"},"trace_info":{"originItemId":"7553530499965242642"}}

Pemerintah Jepang pada Rabu memutuskan untuk mengizinkan penggunaan buku pelajaran hanya dalam bentuk digital di sekolah, dengan rencana penerapan tahap awal di sekolah dasar negeri mulai tahun ajaran 2030.

Perubahan ini, yang disetujui oleh kelompok kerja Kementerian Pendidikan, memberikan pilihan kepada dewan pendidikan daerah: menggunakan sepenuhnya buku pelajaran digital, mengombinasikannya dengan buku cetak — opsi yang sudah ada saat ini — atau tetap berpegang pada buku cetak saja.

Dewan Pusat Pendidikan menyebut langkah ini akan membuka lebih banyak pilihan buku pelajaran, memfasilitasi pembelajaran yang sesuai dengan semakin digitalnya masyarakat, serta mendorong metode pengajaran baru yang kreatif.

Meski begitu, sejumlah ahli menyuarakan kekhawatiran bahwa penggunaan buku digital bisa menambah beban bagi guru dan penerbit buku, serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan seperti gangguan penglihatan pada siswa.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi berencana mengajukan rancangan undang-undang untuk merevisi aturan terkait pada sidang parlemen reguler tahun 2026.

Saat ini, buku pelajaran digital sudah digunakan di Jepang, namun statusnya masih sebagai “materi ajar alternatif” yang tidak memerlukan persetujuan pemerintah terpisah. Hal ini karena buku digital tersebut merupakan salinan persis dari buku cetak yang sudah lolos penyaringan, hanya ditambahkan fitur seperti pembacaan otomatis (read-aloud).

Dalam sistem baru, buku pelajaran digital dan materi ajar yang diakses melalui kode QR dalam buku teks akan ikut melalui proses penyaringan, demi menjamin kualitas kontennya.

Kementerian juga diperkirakan akan menyusun pedoman penggunaan buku digital di kelas, karena dianggap penting untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik tiap mata pelajaran serta tahap perkembangan siswa.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Universitas di Tokyo Buka Laboratorium Tanpa Peneliti Manusia, Semua Eksperimen Dilakukan Robot

11 May 2026 - 10:10 WIB

Lexus Luncurkan SUV Listrik 3 Baris Pertama, Siap Rilis di Jepang Musim Dingin

8 May 2026 - 10:10 WIB

Robot Haro dari Anime Mobile Suit Gundam Akan Dikirim ke Luar Angkasa oleh Startup Jepang

7 May 2026 - 10:10 WIB

Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029

5 May 2026 - 10:10 WIB

Robot Legendaris Honda P2 Raih Penghargaan Dunia, Pelopor Gerakan Robot Mirip Manusia

29 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi