Menu

Dark Mode
Arc Baru Re Season 4 Mulai Tayang 12 Agustus Masuk Toko Pokémon Card Store di Jepang Kini Wajib Scan Wajah Demi Basmi Penimbun Kartu Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik? Film Chiikawa Resmi Tayang di Indonesia Mulai 28 Agustus Serangan Beruang di Jepang Pecahkan Rekor, Pemerintah Kini Kurangi Populasi Beruang Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun

Teknologi

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

badge-check


					ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029 Perbesar

ANA Holdings Inc. sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan layanan pengiriman otomatis menggunakan drone paling cepat pada Maret 2029. Pernyataan tersebut disampaikan pejabat perusahaan pada Jumat, seiring semakin banyaknya perusahaan di Jepang yang mulai beralih ke teknologi drone akibat kekurangan tenaga kerja di sektor logistik.

Perusahaan tersebut sebelumnya telah melakukan berbagai uji coba, termasuk di Prefektur Okinawa di Jepang bagian selatan, dan ke depan akan meningkatkan kajian guna mempersiapkan dimulainya bisnis pengiriman ini.

Di bawah undang-undang revisi yang mulai berlaku pada akhir 2022, pemerintah Jepang telah mengizinkan drone yang dikendalikan dari jarak jauh untuk terbang melampaui jangkauan pandangan visual di atas wilayah berpenghuni. Sebelumnya, penerbangan drone tanpa awak hanya diperbolehkan di wilayah tidak berpenghuni seperti pegunungan, sungai, dan lahan pertanian.

Kebijakan ini menumbuhkan harapan bahwa layanan drone dapat memberikan manfaat besar bagi daerah terpencil dengan jumlah penduduk yang sedikit, terutama di tengah kekhawatiran akan kekurangan pengemudi truk pengiriman.

Sejumlah perusahaan pun telah mulai melakukan uji terbang drone otomatis. Japan Post Co., misalnya, telah melakukan pengiriman paket di sebuah desa di wilayah Tokyo bagian barat. Sementara itu, perusahaan lain seperti raksasa telekomunikasi KDDI Corp. dan Japan Airlines Co. telah mengangkut barang medis ke desa-desa di kawasan barat ibu kota.

ANA Holdings berencana menggunakan drone buatan Skyways Air Transportation Inc. asal Amerika Serikat untuk layanan pengiriman ini. Drone tersebut memiliki panjang sekitar 3 meter dengan bentang sayap 7 meter.

Drone ini dioperasikan dan dipantau dari jarak jauh, mampu membawa muatan hingga sekitar 50 kilogram, serta memiliki jangkauan terbang maksimum sekitar 1.600 kilometer.

Selain untuk mengangkut obat-obatan dan kebutuhan sehari-hari ke pulau-pulau terpencil dan wilayah lain, ANA Holdings juga berencana memanfaatkan drone tersebut dalam situasi pascabencana, seperti untuk mengirimkan bantuan darurat dan memeriksa skala kerusakan.

Menurut pejabat perusahaan, ANA Holdings menargetkan pembukaan basis lepas landas dan pendaratan berskala penuh pertama yang mencakup area dengan radius 500 kilometer pada akhir tahun fiskal 2028. Wilayah Kyushu dan Okinawa di Jepang barat daya disebut sebagai kandidat lokasi potensial.

Ke depannya, perusahaan berencana menambah satu hingga dua basis baru setiap tahun guna memperluas jangkauan layanan pengiriman drone tersebut.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi