Menu

Dark Mode
Manga One-Shot Perdana Kreator Gintama “Dandelion” Dapat Adaptasi Anime, Tayang April di Netflix PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Tolak Perubahan Aturan Suksesi Kekaisaran Jepang Batasi Power Bank di Pesawat Maksimal Dua per Penumpang, Dilarang Digunakan Saat Terbang Kagoshima Subsidi Penuh Tiket Shinkansen untuk Turis Asing, Tuai Kritik Publik Film Anime Perdana Chiikawa Tayang 24 Juli, Angkat Arc “Pulau Putri Duyung” Drama Live-Action Solitary Gourmet Umumkan Season 11, Tayang April 2026

Culture

Etika Pakai Sumpit: Kesalahan Fatal yang Sering Orang Lakukan!

badge-check


					Etika Pakai Sumpit: Kesalahan Fatal yang Sering Orang Lakukan! Perbesar

Di Jepang, seni makan dengan sumpit bukan sekadar soal kepraktisan, tapi juga mencerminkan kesopanan dan norma budaya yang sangat dihormati. Menggunakan sumpit dengan benar dianggap sebagai bagian penting dari etika makan orang Jepang. Namun, ada beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan, terutama oleh orang asing, yang dapat dianggap tidak sopan atau bahkan menyinggung kebudayaan Jepang.

Kesalahan Umum dalam Menggunakan sumpit

  1. Menancapkan sumpit ke Makanan
    Salah satu kesalahan paling tabu adalah menancapkan sumpit secara vertikal ke dalam nasi atau makanan. Hal ini dianggap mengingatkan pada upacara pemakaman, di mana nasi dengan sumpit tertancap adalah simbol pemberian makanan kepada arwah. Karena itu, tindakan ini sangat tidak pantas dilakukan saat makan sehari-hari.

  2. Menunjuk dengan sumpit
    Menggunakan sumpit untuk menunjuk orang atau benda dianggap kasar dan tidak sopan. Sumpit seharusnya digunakan hanya untuk mengambil makanan, bukan sebagai alat menunjuk.

  3. Memindahkan Makanan dari sumpit ke sumpit
    Mengoper makanan langsung dari satu pasang sumpit ke sumpit lainnya juga dihindari. Kebiasaan ini menyerupai ritual pemakaman di mana tulang kremasi dipindahkan dari satu alat ke alat lainnya, sehingga bisa menimbulkan kesan negatif atau kesalahpahaman.

  4. Menghisap sumpit
    Mengisap sumpit atau mengunyahnya saat sedang makan dianggap tidak sopan dan kurang ajar dalam budaya Jepang. Hal ini menunjukkan sikap tidak menghargai makanan dan orang lain saat makan bersama.

  5. Meletakkan sumpit Sembarangan
    Setelah selesai makan atau saat berhenti sejenak, sumpit sebaiknya diletakkan dengan posisi yang benar pada tempatnya (hashioki) atau sejajar di atas mangkok nasi, jangan dibiarkan berserakan atau ditancapkan ke piring.

Pentingnya Memahami Etika sumpit

Memahami dan menerapkan etika menggunakan sumpit bukan hanya soal menghormati budaya Jepang, tapi juga menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang di sekitar saat makan bersama. Salah satu nilai yang sangat dijunjung tinggi dalam budaya Jepang adalah keharmonisan sosial, dan kebiasaan makan yang sopan adalah bagian penting dari itu.

Selain menghindari kesalahan, belajar menggunakan sumpit dengan benar juga bisa menambah pengalaman kuliner Jepang menjadi lebih otentik dan menyenangkan.

Etika penggunaan sumpit dalam budaya Jepang mengandung makna yang mendalam dan harus diperhatikan secara serius terutama bagi yang ingin menghargai tradisi dan norma setempat. Hindari menancapkan sumpit secara vertikal, menunjuk, memindahkan makanan antar sumpit , mengisap, atau meletakkannya sembarangan untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga kesopanan dalam berinteraksi. Menguasai etika ini akan membuat pengalaman menjelajahi kuliner Jepang semakin berkesan dan bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mengapa Orang Jepang Jarang Menolak Secara Langsung

18 February 2026 - 09:00 WIB

Budaya Tidak Mengambil Foto Orang Sembarangan di Jepang

13 February 2026 - 13:10 WIB

Budaya Membawa Pulang Sampah Sendiri: Kesadaran Publik ala Jepang

12 February 2026 - 19:00 WIB

Kenapa Rasa Malu Lebih Kuat daripada Hukuman Bagi Orang Jepang

10 February 2026 - 19:10 WIB

Sunyi: Mengapa Lingkungan Perumahan Jepang Terasa Sangat Tenang

6 February 2026 - 18:30 WIB

Trending on Culture