Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

Jepang Dikabarkan Akan Keluar dari AFC dan Akan Bentuk Federasi Baru, Benarkah Demikian?

badge-check


					Jepang Dikabarkan Akan Keluar dari AFC dan Akan Bentuk Federasi Baru, Benarkah Demikian? Perbesar

Isu mengejutkan tengah mengguncang dunia sepak bola Asia. Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah ekstrem keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan membentuk organisasi tandingan bernama Federasi Asia Timur.

Spekulasi ini pertama kali mencuat lewat laporan media Irak, UTV, pada 16 Oktober 2025, dan kemudian ramai diberitakan oleh sejumlah media olahraga Asia. Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak JFA, kabar ini memantik perdebatan luas di kalangan penggemar sepak bola internasional.

Kekecewaan yang Memuncak

Ketidakpuasan Jepang terhadap AFC disebut sudah berlangsung lama. Federasi Negeri Sakura itu menilai keputusan-keputusan AFC dalam beberapa tahun terakhir semakin jauh dari prinsip fair play dan transparansi.

Puncak kekecewaan terjadi pada ajang Liga Champions Asia Elite (ACLE) 2024/2025, ketika klub Jepang Vissel Kobe harus tersingkir karena perubahan format kompetisi secara sepihak setelah klub asal Tiongkok, Shandong Taishan, mundur di tengah musim.

Akibat keputusan itu, Vissel Kobe yang seharusnya berada di posisi ketiga justru terlempar ke peringkat kelima dan kehilangan tiket ke babak berikutnya. Lebih parah lagi, AFC tetap menjatuhkan denda kepada Kobe atas insiden perkelahian melawan Shandong, meskipun pertandingan tersebut kemudian dibatalkan.

Situasi ini dianggap mencerminkan standar ganda dan lemahnya keadilan dalam pengambilan keputusan AFC.

Kritik terhadap Dominasi Negara Qatar dan Arab Saudi

Selain masalah teknis kompetisi, sejumlah laporan menyebut JFA juga menyoroti meningkatnya pengaruh negara-negara Teluk — terutama Qatar — dalam kebijakan AFC.
Beberapa keputusan strategis, seperti penunjukan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dinilai terlalu menguntungkan kawasan tersebut.

“Banyak pihak di Jepang menilai arah kebijakan AFC saat ini terlalu condong pada kepentingan finansial, bukan lagi pada pengembangan sepak bola secara merata di Asia,” tulis Football Tribe Japan dalam analisisnya.

Potensi Dampak Besar bagi Asia

Meskipun wacana pembentukan Federasi Asia Timur masih bersifat spekulatif, isu ini menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana nasib kompetisi sepak bola Asia jika Jepang benar-benar menarik diri?

Jepang adalah salah satu negara dengan ekosistem sepak bola paling maju di Asia, baik dari sisi prestasi, infrastruktur, maupun profesionalitas liga domestik. Jika mereka benar-benar keluar, bukan tidak mungkin beberapa negara lain seperti Korea Selatan, Tiongkok, atau bahkan Indonesia akan meninjau ulang posisi mereka terhadap AFC.

Belum Ada Pernyataan Resmi dari JFA

Hingga kini, JFA belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor ini. Namun, sejumlah pengamat menilai bahwa kabar ini mencerminkan meningkatnya ketegangan antara Jepang dan AFC yang selama ini jarang diungkap ke publik.

Banyak pihak berharap JFA dan AFC bisa segera duduk bersama untuk mencari solusi yang adil dan transparan, demi menjaga stabilitas sepak bola Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News