Menu

Dark Mode
Mengapa Orang Jepang Jarang Menolak Secara Langsung Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

News

Jepang Pertimbangkan Izinkan Bank Investasi di Aset Kripto

badge-check


					Jepang Pertimbangkan Izinkan Bank Investasi di Aset Kripto Perbesar

Badan Layanan Keuangan Jepang (Financial Services Agency/FSA) sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan bank-bank komersial berinvestasi dalam mata uang kripto, menurut seorang pejabat lembaga tersebut. Langkah ini menjadi sinyal terbaru atas meningkatnya keterbukaan Jepang terhadap aset digital.

Menurut pejabat yang enggan disebutkan namanya, regulator keuangan itu sedang meninjau kemungkinan untuk memperbolehkan bank membeli dan memegang aset kripto sebagai bagian dari investasi mereka sendiri, selama mereka memiliki sistem manajemen risiko yang memadai. FSA juga tengah mempertimbangkan untuk memperbolehkan kelompok perbankan mengajukan lisensi guna mengoperasikan bursa kripto.

Kebijakan ini muncul di tengah perubahan sikap positif para pembuat kebijakan Jepang terhadap aset digital, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menunjukkan dukungannya terhadap industri kripto. Saat ini, FSA tengah melakukan tinjauan menyeluruh terhadap regulasi kripto yang dapat mencakup penurunan pajak bagi investor ritel, persetujuan bagi dana investasi domestik, serta penguatan perlindungan konsumen setelah beberapa skandal sebelumnya.

Laporan mengenai langkah ini pertama kali muncul di surat kabar Yomiuri pada akhir pekan lalu.

Dukungan terhadap aset digital di Jepang kian meluas ke sektor jasa keuangan arus utama. Nomura Holdings, perusahaan sekuritas terbesar di Jepang, dilaporkan tengah bersiap mengajukan izin untuk menawarkan layanan perdagangan kripto bagi klien institusional. Sementara itu, Daiwa Securities Group telah memungkinkan nasabahnya menggunakan Bitcoin dan Ether sebagai jaminan untuk meminjam yen.

Kendati demikian, FSA masih berhati-hati dan belum berencana mengizinkan bank menjual aset kripto langsung kepada nasabah. Pejabat tersebut menegaskan bahwa langkah ini lebih ditujukan bagi bank yang ingin menambahkan kripto ke dalam portofolio investasi mereka secara terdiversifikasi, bukan sebagai upaya untuk mendorong perdagangan aset digital.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News