Menu ✖

Dark Mode
Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

News

100 Tahun Yamanote Line: Jalur Legendaris yang Mengelilingi Hati Tokyo

badge-check


					100 Tahun Yamanote Line: Jalur Legendaris yang Mengelilingi Hati Tokyo Perbesar

JR East pada Sabtu (4 Oktober) memperingati tepat 100 tahun beroperasinya Yamanote Line, jalur kereta melingkar ikonik yang mengelilingi pusat kota Tokyo.

Yamanote Line telah menjadi urat nadi transportasi ibu kota Jepang, menghubungkan Tokyo dengan berbagai jaringan kereta swasta dari pinggiran kota, serta memicu pertumbuhan kawasan komersial sibuk seperti Shinjuku dan Shibuya. Jalur ini berperan besar dalam membentuk wajah modern Tokyo.

Meskipun proyek-proyek redevelopment terus berjalan di sepanjang lintasan, status Yamanote Line sebagai jalur utama yang membawa jutaan penumpang setiap hari tetap tak tergantikan.

Untuk merayakan momen bersejarah ini, JR East menggelar acara peringatan khusus dengan menjalankan kereta berdesain retro yang berangkat dari Stasiun Ikebukuro, menempuh satu putaran penuh selama sekitar satu jam.

“Asyik banget, sejamnya terasa cepat dan menyenangkan untuk anak-anak maupun orang dewasa,” kata Asuka Watanabe (32), warga Shinagawa yang ikut bersama putranya berusia dua tahun.
Sementara Kazuki Fujimoto dari Machida mengungkapkan, “Desain retronya bikin nostalgia. Anak saya suka banget warna hijau khas Yamanote.”

Yamanote Line beroperasi dengan jarak antar kereta hanya dua hingga tiga menit pada jam sibuk, menempuh rute sepanjang 34,5 kilometer dengan 30 stasiun, termasuk Takanawa Gateway Station yang dibuka pada 2020 — stasiun baru pertama dalam 49 tahun terakhir.

Jalur ini pertama kali beroperasi pada 1885, dan baru membentuk lingkar penuh pada 1925, setelah selesainya jalur layang antara Stasiun Ueno dan Tokyo.

Kini, satu abad kemudian, Yamanote Line tetap menjadi simbol kehidupan Tokyo — kereta yang terus berputar tanpa henti, menghubungkan masa lalu dan masa depan kota yang selalu bergerak.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News