Menu

Dark Mode
Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun Game Attack on Titan 3 Resmi Rilis 10 Desember 2026, Hadirkan Pertarungan Melawan Semua Nine Titans Patlabor Hadir Lagi! Manga One-shot Baru Resmi Terbit Bulan Agustus Gelombang Panas di Jepang, Tiga Singa Kebun Binatang Tokyo Mati Diduga Akibat Heatstroke Mulai September, Bandara Haneda Terapkan Aturan Baru: Bagasi Harus Check-in 30 Menit Sebelum Terbang AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam

News

Sagawa Hentikan Sementara Pengambilan Paket Akibat Lonjakan Black Friday di Jepang

badge-check


					Sagawa Hentikan Sementara Pengambilan Paket Akibat Lonjakan Black Friday di Jepang Perbesar

Sagawa Express Co., salah satu perusahaan jasa pengiriman terbesar di Jepang, terpaksa menghentikan sementara layanan pengambilan paket di sejumlah wilayah pada Kamis setelah volume barang melonjak tajam imbas penjualan Black Friday.

Ini menjadi pertama kalinya Sagawa mengambil langkah penghentian seluas itu. Wilayah yang terdampak mencakup sebagian area di Honshu dan Shikoku, dua dari empat pulau utama Jepang. Perusahaan mengatakan layanan diperkirakan kembali normal pada Jumat.

Black Friday—tradisi belanja besar-besaran yang populer di Amerika Serikat setelah Thanksgiving—mulai masuk ke Jepang sejak 2016 dan semakin booming dalam beberapa tahun terakhir. Dengan platform seperti Amazon Japan, Rakuten, hingga raksasa ritel AEON ikut menggelar diskon besar-besaran, jumlah paket tahun ini meningkat jauh lebih tinggi dari biasanya.

Sektor logistik Jepang sendiri sudah lama menghadapi krisis tenaga kerja akibat populasi menua dan kondisi kerja yang berat. Situasi makin diperparah setelah aturan pembatasan lembur untuk pengemudi truk, taksi, dan bus diberlakukan pada 2024 untuk mencegah kelelahan berlebih. Para ahli mengatakan regulasi ini membuat kekurangan pengemudi makin terasa sehingga perusahaan kesulitan menangani lonjakan paket musiman.

Dalam pernyataannya, Sagawa menegaskan bahwa meski layanan penyimpanan paket di cabang dan pengambilan korporat dihentikan, pengiriman barang yang sudah terlanjur diterima tetap dilakukan. Hokkaido serta beberapa prefektur di Jepang barat daya, termasuk Okinawa, tidak terdampak kebijakan ini.

Sementara itu, Yamato Transport Co., rival utama Sagawa, juga mengumumkan melalui situs resminya bahwa pengiriman mungkin mengalami keterlambatan menjelang periode sibuk Natal dan akhir tahun. Perusahaan itu menyatakan akan menekan potensi delay dengan menambah armada dan tenaga pengantar sesuai perkiraan lonjakan paket.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun

4 August 2026 - 20:24 WIB

Patlabor Hadir Lagi! Manga One-shot Baru Resmi Terbit Bulan Agustus

4 August 2026 - 13:10 WIB

Gelombang Panas di Jepang, Tiga Singa Kebun Binatang Tokyo Mati Diduga Akibat Heatstroke

4 August 2026 - 12:10 WIB

Mulai September, Bandara Haneda Terapkan Aturan Baru: Bagasi Harus Check-in 30 Menit Sebelum Terbang

4 August 2026 - 10:10 WIB

AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam

3 August 2026 - 17:10 WIB

Trending on News