Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

TRAVEL

Jaket Tebal vs Layering: Mana yang Lebih Efektif di Jepang?

badge-check


					Jaket Tebal vs Layering: Mana yang Lebih Efektif di Jepang? Perbesar

Saat liburan ke Jepang, terutama di musim dingin, pertanyaan ini hampir selalu muncul:
lebih efektif pakai satu jaket tebal atau pakai sistem layering?

Jawabannya tidak sesederhana “tergantung”, karena kondisi Jepang sangat berbeda dengan Indonesia. Artikel ini akan menjelaskan mana yang benar-benar lebih efektif, plus kesalahan umum yang sering bikin orang Indonesia justru sakit saat winter di Jepang.


Kenapa Jepang Perlu Strategi Pakaian Khusus?

Musim dingin di Jepang punya karakter unik:

Artinya, pakaian harus fleksibel, bukan cuma tebal.


Opsi 1: Jaket Tebal (Down Jacket / Winter Coat)

Kelebihan

✔ Praktis, tinggal pakai
✔ Cocok untuk cuaca sangat dingin (salju, angin kencang)
✔ Menghangatkan dengan cepat

Kekurangan

✖ Mudah kepanasan saat masuk indoor
✖ Berat dan makan tempat di tas
✖ Sulit disesuaikan jika cuaca berubah
✖ Kalau basah (keringat atau hujan), jadi tidak nyaman

Banyak orang Indonesia justru masuk angin karena berkeringat di dalam toko atau kereta, lalu keluar ke udara dingin.


Opsi 2: Layering (Baju Berlapis)

Layering bukan asal pakai banyak baju. Sistem ini punya struktur jelas.

Lapisan Ideal Layering

  1. Base layer (thermal)
    → Menjaga panas tubuh dan menyerap keringat

  2. Mid layer (sweater / fleece)
    → Menahan panas

  3. Outer layer (jaket ringan / windproof)
    → Menahan angin dan dingin dari luar

Kelebihan

✔ Bisa lepas-pasang sesuai kondisi
✔ Lebih nyaman untuk jalan seharian
✔ Mengurangi risiko masuk angin
✔ Cocok untuk indoor & outdoor

Kekurangan

✖ Perlu persiapan
✖ Tidak semua orang paham layering yang benar


Mana yang Lebih Efektif di Jepang?

Jawaban jujurnya: Layering lebih efektif untuk kebanyakan traveler

Kenapa?

  • Jepang punya banyak ruang indoor hangat (kereta, toko, restoran)

  • Traveler sering keluar-masuk ruangan

  • Aktivitas jalan kaki sangat tinggi

  • Cuaca bisa berubah dalam satu hari

Layering memberi kontrol suhu, bukan cuma kehangatan.


Kapan Jaket Tebal Lebih Disarankan?

Jaket tebal cocok jika:

  • Ke Hokkaido

  • Bermain salju lama

  • Aktivitas outdoor panjang tanpa masuk ruangan

  • Suhu konsisten di bawah nol

Bahkan di kondisi ini, tetap disarankan pakai base layer di dalamnya.


Kesalahan Umum Orang Indonesia

❌ Pakai jaket tebal tanpa thermal
❌ Tidak melepas jaket saat indoor
❌ Mengira makin tebal makin hangat
❌ Mengabaikan keringat

Masalahnya bukan dingin, tapi perubahan suhu mendadak.


Strategi Paling Aman untuk Traveler Indonesia

✔ Gunakan thermal + sweater + jaket
✔ Pilih jaket yang windproof, bukan cuma tebal
✔ Jangan malu lepas jaket saat indoor
✔ Gunakan syal & sarung tangan untuk bantu kehangatan
✔ Prioritaskan kenyamanan, bukan gaya


Kesimpulan

  • Jaket tebal: cocok untuk kondisi ekstrem dan statis

  • Layering: paling efektif untuk traveling di Jepang

Untuk kebanyakan traveler Indonesia yang aktif jalan-jalan, layering adalah pilihan paling aman dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cara Menentukan Jumlah Baju Ideal untuk Trip Jepang

3 February 2026 - 11:30 WIB

Cara Menyesuaikan Pace Jalan Kaki di Jepang Biar Nggak Cepat Tumbang

2 February 2026 - 08:00 WIB

Strategi Atur Waktu Check-in & Check-out Hotel Jepang Biar Liburan Lebih Efisien

28 January 2026 - 17:10 WIB

Universal Studios Japan Siapkan Atraksi Interaktif “Pokémon Experience”, Bakal Dibawa ke Taman Hiburan Universal di Seluruh Dunia

24 January 2026 - 16:10 WIB

Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang?

23 January 2026 - 18:30 WIB

Trending on TRAVEL