Menu

Dark Mode
Bandai Namco Entertainment Umumkan DLC Kunimitsu untuk Tekken 8, Rilis Awal Akhir Mei FamilyMart Uji Coba Kotak Daur Ulang Baju Bekas di Tokyo, Gandeng Bookoff Group Holdings 4 Orang WNI Dikabarkan Tersesat di Gunung Ainodake, Pencarian Terus Dilanjutkan Populasi Anak Jepang Kembali Cetak Rekor Terendah, Hanya 13,29 Juta Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029 Jepang–Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Fokus Maritim hingga Teknologi Militer

News

Jepang Naikkan Peringatan Perjalanan ke Iran di Tengah Aksi Penindakan Demonstrasi

badge-check


					Jepang Naikkan Peringatan Perjalanan ke Iran di Tengah Aksi Penindakan Demonstrasi Perbesar

Pemerintah Jepang menaikkan tingkat peringatan perjalanan ke Iran dan mengimbau warganya untuk menunda kunjungan ke negara Timur Tengah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, seiring meningkatnya jumlah korban tewas akibat penindakan terhadap demonstrasi anti-pemerintah di Iran.

“Kondisi komunikasi di sana sangat buruk,” ujar Motegi kepada wartawan pada Minggu saat melakukan kunjungan ke Israel. Pernyataan tersebut merujuk pada pemadaman jaringan telekomunikasi yang terjadi di Iran. Motegi juga menegaskan bahwa pemerintah Jepang akan mengerahkan seluruh upaya yang memungkinkan untuk melindungi warga negaranya.

Dengan kebijakan terbaru ini, sebagian besar wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran, dinaikkan ke Level 3 dalam sistem peringatan perjalanan Jepang, yang berarti warga diminta untuk menghindari semua perjalanan ke wilayah tersebut. Sementara itu, beberapa wilayah perbatasan yang sebelumnya telah ditetapkan pada Level 4—tingkat peringatan tertinggi yang menganjurkan evakuasi—tetap tidak berubah.

Kekhawatiran internasional terhadap situasi di Iran terus meningkat. Kelompok aktivis hak asasi manusia melaporkan bahwa sekitar 500 orang tewas dalam rangkaian unjuk rasa yang meluas ke berbagai daerah. Demonstrasi tersebut dipicu oleh ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi sejak akhir Desember.

Pemerintah Iran dilaporkan menutup akses internet sejak Kamis, sehingga menyulitkan upaya untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai situasi di dalam negeri.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada wartawan pada Minggu bahwa militer AS sedang mempertimbangkan “opsi yang sangat kuat” terkait Iran. Ia juga menyebut adanya laporan bahwa “sejumlah orang telah terbunuh yang seharusnya tidak terbunuh.”

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bandai Namco Entertainment Umumkan DLC Kunimitsu untuk Tekken 8, Rilis Awal Akhir Mei

5 May 2026 - 17:10 WIB

FamilyMart Uji Coba Kotak Daur Ulang Baju Bekas di Tokyo, Gandeng Bookoff Group Holdings

5 May 2026 - 15:30 WIB

4 Orang WNI Dikabarkan Tersesat di Gunung Ainodake, Pencarian Terus Dilanjutkan

5 May 2026 - 15:10 WIB

Populasi Anak Jepang Kembali Cetak Rekor Terendah, Hanya 13,29 Juta

5 May 2026 - 12:40 WIB

Jepang–Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Fokus Maritim hingga Teknologi Militer

5 May 2026 - 07:06 WIB

Trending on News