Menu

Dark Mode
Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya Hasil Jepang vs Swedia: Daizen Maeda Cetak Gol, Laga Berakhir Imbang 1-1 Jepang Akan Perluas Pengawasan Pembelian Apartemen oleh Warga Asing yang Tinggal di Jepang Dua Topan Dekati Jepang, Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah dan Ganggu Transportasi Teaser Perdana Remake Anime One Piece Dirilis, Mayumi Tanaka Kembali Isi Suara Luffy

News

Jepang Siapkan Panduan Tarif Ganda di Fasilitas Wisata Publik untuk Atasi Overtourism

badge-check


					Jepang Siapkan Panduan Tarif Ganda di Fasilitas Wisata Publik untuk Atasi Overtourism Perbesar

Pemerintah Jepang berencana menyusun panduan mengenai penerapan tarif ganda (dual pricing) di fasilitas wisata publik, demikian disampaikan Menteri Transportasi pada Selasa. Kebijakan penetapan harga berbeda antara warga lokal dan wisatawan dinilai semakin menguat sebagai salah satu strategi untuk mengatasi overtourism.

Menteri Transportasi Yasushi Kaneko mengatakan bahwa meskipun penetapan harga pada dasarnya merupakan kewenangan masing-masing operator dengan mempertimbangkan permintaan dan faktor lainnya, pemerintah tetap perlu memberikan arahan.

“Penting agar harga ditetapkan dengan cara yang memungkinkan (pelaku usaha) mempertahankan operasional dan layanan mereka ke depan,” ujar Kaneko dalam konferensi pers.

Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism diperkirakan akan meminta panel ahli untuk membahas rincian panduan tersebut.

Jepang sendiri tengah berupaya meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara. Tahun lalu, jumlah pengunjung asing mencetak rekor baru dengan total melampaui 40 juta orang untuk pertama kalinya. Namun lonjakan ini juga memunculkan berbagai persoalan, termasuk kepadatan dan perilaku wisatawan yang kurang tertib.

Menurut Japan Tourism Agency, fasilitas wisata saat ini menggunakan berbagai metode penetapan harga. Misalnya, memberikan diskon bagi warga lokal atau menggratiskan anak-anak untuk menggunakan fasilitas tertentu.

Pada Minggu lalu, Kota Himeji di Jepang barat, yang menjadi lokasi Himeji Castle, menaikkan biaya masuk situs Warisan Dunia tersebut dari 1.000 yen menjadi 2.500 yen bagi nonresiden berusia 18 tahun ke atas.

Sementara itu, Kyoto, destinasi populer yang dikenal dengan kuil-kuil dan budaya tradisionalnya, tengah mempertimbangkan kenaikan tarif bus umum bagi nonresiden yang menuju kota tersebut, sekaligus menurunkan tarif tetap yang saat ini berlaku bagi warga setempat mulai tahun fiskal 2027.

Pemerintah Jepang juga meminta museum nasional untuk mempertimbangkan penerapan sistem tarif ganda paling lambat akhir Maret 2031.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang

26 June 2026 - 18:00 WIB

Hasil Jepang vs Swedia: Daizen Maeda Cetak Gol, Laga Berakhir Imbang 1-1

26 June 2026 - 12:34 WIB

Jepang Akan Perluas Pengawasan Pembelian Apartemen oleh Warga Asing yang Tinggal di Jepang

26 June 2026 - 12:10 WIB

Dua Topan Dekati Jepang, Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah dan Ganggu Transportasi

26 June 2026 - 10:10 WIB

Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras

25 June 2026 - 14:30 WIB

Trending on News