Menu

Dark Mode
Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun Game Attack on Titan 3 Resmi Rilis 10 Desember 2026, Hadirkan Pertarungan Melawan Semua Nine Titans Patlabor Hadir Lagi! Manga One-shot Baru Resmi Terbit Bulan Agustus Gelombang Panas di Jepang, Tiga Singa Kebun Binatang Tokyo Mati Diduga Akibat Heatstroke Mulai September, Bandara Haneda Terapkan Aturan Baru: Bagasi Harus Check-in 30 Menit Sebelum Terbang AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam

News

Jumlah Penumpang dari Bandara Osaka ke China Anjlok Hampir 50 Persen Saat Libur Tahun Baru

badge-check


					Jumlah Penumpang dari Bandara Osaka ke China Anjlok Hampir 50 Persen Saat Libur Tahun Baru Perbesar

Jumlah wisatawan yang bepergian dari sebuah bandara utama di Prefektur Osaka, Jepang bagian barat, menuju China selama musim libur Tahun Baru turun hampir setengah dibandingkan tahun sebelumnya. Data imigrasi yang dirilis pada Selasa menunjukkan penurunan tersebut sebagai tanda bahwa memburuknya hubungan diplomatik mulai berdampak pada perjalanan internasional.

Penurunan ini terjadi setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada November lalu menyampaikan pernyataan mengenai kemungkinan respons Jepang terhadap situasi darurat di Taiwan. Pernyataan tersebut memicu kemarahan China dan mendapat reaksi cepat dari Beijing, yang kemudian mengimbau warganya untuk menghindari perjalanan ke Jepang.

Menurut data sementara dari kantor imigrasi setempat di Bandara Internasional Kansai, jumlah orang yang bepergian dari bandara tersebut ke China tercatat turun 48 persen secara tahunan menjadi 55.170 orang dalam periode 26 Desember hingga 4 Januari.

Secara keseluruhan, jumlah orang yang keluar dan masuk Jepang melalui Bandara Kansai turun 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi 747.620 orang. Sekitar 70 persen, atau 515.430 orang, di antaranya merupakan warga negara asing.

Korea Selatan menjadi tujuan paling populer dengan 127.990 penumpang, disusul Taiwan dengan 59.970 penumpang. China, yang pada tahun lalu menempati posisi teratas, turun ke peringkat ketiga.

Operator bandara, Kansai Airports, menyatakan bahwa jumlah penerbangan ke dan dari China pada Desember turun menjadi 2.286 penerbangan, atau sekitar 60 persen dari jumlah penerbangan pada periode yang sama tahun lalu.

Pemerintah China terus melayangkan kritik terhadap Jepang sejak Takaichi menyatakan di parlemen pada November bahwa serangan terhadap Taiwan dapat menjadi alasan bagi Jepang untuk mengerahkan pasukan pertahanannya. Beijing memandang Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan harus disatukan kembali dengan daratan China, termasuk dengan kekuatan militer jika diperlukan.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun

4 August 2026 - 20:24 WIB

Patlabor Hadir Lagi! Manga One-shot Baru Resmi Terbit Bulan Agustus

4 August 2026 - 13:10 WIB

Gelombang Panas di Jepang, Tiga Singa Kebun Binatang Tokyo Mati Diduga Akibat Heatstroke

4 August 2026 - 12:10 WIB

Mulai September, Bandara Haneda Terapkan Aturan Baru: Bagasi Harus Check-in 30 Menit Sebelum Terbang

4 August 2026 - 10:10 WIB

AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam

3 August 2026 - 17:10 WIB

Trending on News