Menu

Dark Mode
Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi Manga Leviathan Bakal Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Tayang 2027

News

China Pantau Ketat Pemilu Kilat Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik

badge-check


					China Pantau Ketat Pemilu Kilat Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik Perbesar

China dilaporkan memantau dengan saksama pemilihan umum kilat yang akan digelar di Jepang pada 8 Februari mendatang, di tengah memburuknya hubungan diplomatik antara Beijing dan Tokyo. Media-media milik negara China pada Jumat bahkan memberitakan pembubaran mendadak DPR Jepang oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi sebagai berita utama.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menolak memberikan komentar terkait “urusan dalam negeri” Jepang dalam konferensi pers. Meski demikian, sejumlah laporan media China menyoroti ketertarikan Beijing terhadap blok oposisi baru bernama Centrist Reform Alliance.

Hubungan bilateral kedua negara berada pada titik terendah setelah China bereaksi keras terhadap pernyataan Takaichi di parlemen pada November lalu. Dalam pernyataan tersebut, Takaichi menyiratkan bahwa Jepang dapat bertindak jika terjadi serangan terhadap Taiwan, pulau demokratis yang mengatur diri sendiri namun diklaim oleh China.

Centrist Reform Alliance sendiri dibentuk pekan lalu oleh Partai Demokrat Konstitusional Jepang (CDPJ) dan Partai Komeito, yang selama 26 tahun menjadi mitra koalisi Partai Demokrat Liberal (LDP). Takaichi saat ini menjabat sebagai ketua LDP.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan akhir pekan lalu, kantor berita resmi China, Xinhua, membahas peluang partai oposisi utama baru tersebut dalam menghadapi kubu konservatif berkuasa yang dipimpin Takaichi, yakni koalisi LDP dan Partai Inovasi Jepang.

Xinhua menilai Komeito telah “lama merasa tidak nyaman dengan kebijakan konservatif garis keras” dan disebut “secara terbuka mengkritik ideologi sayap kanan ekstrem Takaichi.” Ketika Komeito mengalihkan dukungannya dari LDP ke CDPJ, hasil pemilu “berpotensi berubah secara signifikan,” tulis kantor berita tersebut. Komeito sendiri dikenal memiliki hubungan yang relatif bersahabat dengan China.

Xiang Haoyu, peneliti senior di China Institute of International Studies, mengatakan kepada China Central Television pekan lalu bahwa blok oposisi baru yang dibentuk oleh dua “kekuatan moderat yang relatif penting dalam politik Jepang” berpotensi menahan, setidaknya sampai batas tertentu, “kebijakan konservatif sayap kanan ekstrem” dari pemerintahan Takaichi.

Sementara itu, Chen Yang, peneliti tamu di Pusat Studi Jepang Universitas Liaoning, mengatakan kepada Kyodo News bahwa “tidaklah diinginkan” jika sejumlah kekuatan politik di Jepang memicu ketegangan geopolitik dan mengejar kemenangan pemilu dengan mengorbankan hubungan China–Jepang.

Siapa pun pemenang pemilu mendatang, Chen menegaskan bahwa pemerintah Jepang yang baru seharusnya mampu “bersikap rasional” dalam menangani hubungan dengan China.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas

21 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News