Menurut kepolisian dan operator kereta Tobu Railway, keempat korban yang berusia sekitar 50–60 tahun sedang melakukan pekerjaan membersihkan gulma di jalur rel ketika kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.45 waktu setempat.
Saat itu, terdapat tujuh pekerja yang sedang melakukan pekerjaan di area rel. Empat di antaranya meninggal dunia, sementara tiga pekerja lainnya berhasil selamat tanpa mengalami luka.
Kereta yang melaju menuju Asakusa, Tokyo, sedang mendekati peron Stasiun Shin-Kanuma ketika menabrak para pekerja tersebut. Kereta membawa sekitar 50 penumpang, namun tidak ada penumpang maupun awak yang mengalami cedera.
Akibat kecelakaan, layanan kereta di sebagian Tobu Nikko Line sempat dihentikan.
Tobu Railway menjelaskan bahwa pekerjaan di jalur kereta memiliki prosedur keselamatan. Seorang petugas pengawas (lookout) wajib memantau kedatangan kereta dan memastikan seluruh pekerja meninggalkan jalur sebelum kereta mendekat.
Setelah memastikan jalur telah kosong, petugas tersebut memberikan sinyal bendera kepada masinis. Masinis kemudian membalas dengan membunyikan klakson sebagai tanda bahwa sinyal telah diterima.
Dalam insiden ini, masinis memang membunyikan klakson setelah melihat sinyal dari petugas pengawas. Namun, pihak Tobu Railway mengatakan masih belum dapat memastikan apakah petugas pengawas sudah memberikan peringatan kepada seluruh pekerja untuk meninggalkan jalur.
Pihak kepolisian dan Tobu Railway masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.








