Menu

Dark Mode
71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi Manga Leviathan Bakal Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Tayang 2027 Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas Pesawat Malaysia Airlines Keluarkan Asap Hitam di Narita, Lepas Landas Dibatalkan

News

China Imbau Warganya Tunda Liburan ke Jepang saat Imlek di Tengah Ketegangan Politik

badge-check


					China Imbau Warganya Tunda Liburan ke Jepang saat Imlek di Tengah Ketegangan Politik Perbesar

China pada Senin mengeluarkan peringatan kepada warganya agar tidak bepergian ke Jepang selama libur Tahun Baru Imlek, periode libur terpanjang di negara itu, seiring belum meredanya kemarahan Beijing atas pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada awal November terkait Taiwan yang berpemerintahan demokratis.

Dengan alasan adanya “peningkatan kejahatan yang menargetkan warga negara China” serta risiko gempa bumi, Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa warga negaranya “menghadapi ancaman keamanan yang serius di Jepang,” menurut pernyataan resmi yang dirilis.

Beijing sebelumnya juga pernah mengeluarkan peringatan serupa setelah Takaichi pada November lalu menyebut bahwa serangan hipotetis China terhadap Taiwan bisa memicu respons militer dari Jepang.

Pernyataan tersebut memicu kemarahan China, yang kemudian merespons dengan pembatasan ekspor, pembatalan penerbangan, serta komentar keras dari media pemerintah. Kementerian Pertahanan China bahkan memperingatkan Jepang akan menghadapi kekalahan militer yang “menghancurkan” jika menggunakan kekuatan untuk ikut campur dalam isu Taiwan.

Maskapai besar China seperti Air China, China Eastern, dan China Southern Airlines pada Senin memperpanjang kebijakan perubahan jadwal dan pembatalan penerbangan gratis untuk rute Jepang hingga 24 Oktober. Kebijakan ini pertama kali diumumkan pada November menyusul pernyataan Takaichi, lalu diperpanjang lagi bulan lalu hingga Maret.

Jumlah wisatawan asal China ke Jepang anjlok 45 persen pada Desember, meski secara keseluruhan jumlah turis asing ke Jepang justru mencetak rekor tertinggi, menurut pernyataan Menteri Pariwisata Jepang pekan lalu.

Meski belum mencabut pernyataannya pada November, Takaichi kemudian melunakkan sikapnya dengan menegaskan kembali posisi Jepang terkait kebijakan “Satu China”. Ia juga menyebut bahwa cara China menggambarkan ucapannya tidak sesuai dengan fakta.

Dalam konferensi pers pada 19 Januari untuk mengumumkan pemilu dadakan, Takaichi mengatakan bahwa China telah melakukan latihan militer di sekitar Taiwan dan semakin sering menggunakan tekanan ekonomi melalui penguasaan bahan-bahan penting dalam rantai pasok. Ia menambahkan bahwa “lingkungan keamanan internasional semakin memburuk.”

Sementara memperingatkan warganya agar menghindari perjalanan ke Jepang, Beijing justru menunjukkan sikap optimistis terhadap “ledakan pariwisata” dengan negara Asia Timur lainnya, Korea Selatan, sebagai upaya memperkuat hubungan dengan Seoul setelah memburuknya relasi dengan Tokyo.

Didorong kebijakan bebas visa, jumlah wisatawan Korea Selatan ke China dan wisatawan China ke Korea Selatan terus meningkat.

“Ledakan pariwisata dua arah ini merupakan cerminan dari meningkatnya pertukaran ekonomi dan kerja sama antara China dan Korea Selatan,” tulis tabloid milik pemerintah Global Times dalam editorial yang terbit pada Minggu.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas

21 August 2026 - 12:10 WIB

Pesawat Malaysia Airlines Keluarkan Asap Hitam di Narita, Lepas Landas Dibatalkan

21 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News