Menu

Dark Mode
Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun Game Attack on Titan 3 Resmi Rilis 10 Desember 2026, Hadirkan Pertarungan Melawan Semua Nine Titans Patlabor Hadir Lagi! Manga One-shot Baru Resmi Terbit Bulan Agustus Gelombang Panas di Jepang, Tiga Singa Kebun Binatang Tokyo Mati Diduga Akibat Heatstroke Mulai September, Bandara Haneda Terapkan Aturan Baru: Bagasi Harus Check-in 30 Menit Sebelum Terbang AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam

News

Angka Bunuh Diri di Jepang Turun ke Bawah 20 Ribu untuk Pertama Kalinya, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Justru Tertinggi

badge-check


					Angka Bunuh Diri di Jepang Turun ke Bawah 20 Ribu untuk Pertama Kalinya, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Justru Tertinggi Perbesar

Jumlah orang yang meninggal akibat bunuh diri di Jepang pada tahun 2025 tercatat sebanyak 19.097 orang, berdasarkan data sementara pemerintah yang dirilis pada Kamis. Angka ini menjadi yang pertama kali turun di bawah 20.000 orang sejak statistik tersebut mulai dicatat pada tahun 1978.

Namun di sisi lain, jumlah bunuh diri di kalangan pelajar—mulai dari siswa sekolah dasar, menengah pertama, hingga menengah atas—mencapai 532 kasus, yang merupakan rekor tertinggi untuk dua tahun berturut-turut sejak data pembanding mulai tersedia pada 1980.

Secara keseluruhan, jumlah bunuh diri turun 1.223 kasus dibandingkan angka final tahun sebelumnya, menurut data Kementerian Kesehatan Jepang yang bersumber dari statistik Badan Kepolisian Nasional.

Dari total tersebut, 13.117 kasus terjadi pada pria dan 5.980 pada perempuan. Sementara itu, tingkat bunuh diri—yang dihitung berdasarkan jumlah kasus per 100.000 penduduk—berada di angka 15,4. Data final akan diumumkan secara resmi pada bulan Maret.

Seorang pejabat Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa penurunan ini dipengaruhi oleh berkurangnya kasus bunuh diri di kalangan pria usia paruh baya dan lansia, serta menurunnya jumlah kasus yang dipicu oleh kegagalan usaha dan masalah utang. Menurutnya, kondisi ekonomi kemungkinan turut berperan dalam tren penurunan tersebut.

Meski begitu, lonjakan kasus di kalangan anak dan remaja kembali menyoroti tantangan serius terkait kesehatan mental pelajar di Jepang, yang masih menjadi perhatian besar pemerintah dan masyarakat.

Sc ; nippon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun

4 August 2026 - 20:24 WIB

Patlabor Hadir Lagi! Manga One-shot Baru Resmi Terbit Bulan Agustus

4 August 2026 - 13:10 WIB

Gelombang Panas di Jepang, Tiga Singa Kebun Binatang Tokyo Mati Diduga Akibat Heatstroke

4 August 2026 - 12:10 WIB

Mulai September, Bandara Haneda Terapkan Aturan Baru: Bagasi Harus Check-in 30 Menit Sebelum Terbang

4 August 2026 - 10:10 WIB

AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam

3 August 2026 - 17:10 WIB

Trending on News