Menu

Dark Mode
Dua Topan Dekati Jepang, Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah dan Ganggu Transportasi Teaser Perdana Remake Anime One Piece Dirilis, Mayumi Tanaka Kembali Isi Suara Luffy Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode

News

Jepang Pamerkan Peluncur Rudal Jarak Jauh Jelang Penempatan Perdana

badge-check


					Jepang Pamerkan Peluncur Rudal Jarak Jauh Jelang Penempatan Perdana Perbesar

Kementerian Pertahanan Jepang menggelar pameran peluncur rudal dan perlengkapan militer lainnya pada Selasa di markas Pasukan Bela Diri Darat di Kumamoto, Jepang barat daya. Pameran ini dilakukan menjelang rencana penempatan rudal jarak jauh pertama pada 31 Maret.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Jepang untuk memiliki kemampuan serangan balasan (counterstrike), yakni kemampuan menyerang target musuh dalam situasi darurat keamanan nasional. Kebijakan ini menandai pergeseran penting dari prinsip pertahanan murni yang selama ini dipegang Jepang berdasarkan konstitusinya yang menolak perang.

Rudal yang dipamerkan merupakan versi terbaru dari Type 12 land-to-ship guided missile, yang kini memiliki jangkauan hingga sekitar 1.000 kilometer, memungkinkan menjangkau sebagian wilayah daratan dari kawasan Kyushu.

Pemerintah Jepang menyatakan bahwa dalam situasi tertentu, rudal tersebut dapat digunakan jika negara menilai musuh telah lebih dulu melancarkan serangan, bahkan sebelum Jepang mengalami kerusakan langsung.

Dalam pameran tersebut turut ditampilkan peluncur versi lama dan terbaru dari rudal Type 12, serta perlengkapan lain seperti kendaraan pengangkut amunisi. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kumamoto Takashi Kimura dan Wali Kota Kumamoto Kazufumi Onishi.

Namun, rencana penempatan ini menuai kritik dari warga setempat. Mereka menilai pemerintah kurang memberikan penjelasan yang memadai, terutama terkait kekhawatiran bahwa lokasi penempatan rudal dapat menjadi sasaran serangan.

Wali kota menyatakan bahwa kekhawatiran warga beragam dan pemerintah perlu memberikan penjelasan yang lebih rinci. Senada, gubernur juga meminta adanya forum khusus di luar pameran untuk memberikan informasi yang lebih menyeluruh kepada masyarakat.

Sebelumnya, Pasukan Bela Diri Darat Jepang juga tidak memberi pemberitahuan kepada pemerintah daerah saat memindahkan peluncur rudal baru dan peralatan terkait ke markas Kengun Garrison pada 9 Maret dini hari.

Pihak Kementerian Pertahanan menyatakan akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan warga mendapatkan informasi yang tepat terkait kebijakan ini.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Topan Dekati Jepang, Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah dan Ganggu Transportasi

26 June 2026 - 10:10 WIB

Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras

25 June 2026 - 14:30 WIB

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Trending on News