Seorang pekerja meninggal dunia pada Sabtu dalam sebuah acara tradisional pembakaran padang rumput di Taman Akiyoshidai, Prefektur Yamaguchi, yang dikenal sebagai lokasi dataran karst terbesar di Jepang. Korban dilaporkan mengalami luka bakar parah di hampir seluruh tubuhnya.
Pembakaran terkontrol tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat. Warga lokal dan pejabat kota menyalakan api di sejumlah titik menggunakan pembakar gas, sementara petugas pemadam kebakaran bersiaga untuk mengawasi jalannya acara.
Sekitar 20 menit setelah kegiatan dimulai, polisi menerima laporan dari petugas pemadam bahwa seorang pria telah terjebak dan dilalap api. Korban segera dilarikan ke rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Pemerintah Kota Mine juga mengungkapkan bahwa seorang relawan pemadam kebakaran yang bertugas mencegah penyebaran api hingga kini masih belum dapat ditemukan.
Saat kejadian berlangsung, sekitar 4.000 orang berada di kawasan taman tersebut. Akiyoshidai dikenal dengan lanskap perbukitan rumput dan batu kapur putih yang tersebar luas. Tradisi pembakaran padang rumput ini rutin dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta mempersiapkan kondisi alam menjelang pergantian musim.
Insiden terbaru ini terjadi meskipun otoritas setempat telah meningkatkan langkah-langkah keselamatan. Upaya tersebut dilakukan menyusul kejadian serupa pada tahun 2017, ketika seorang pria juga meninggal akibat luka bakar dalam kegiatan pembakaran tradisional yang sama.
Sc : JT








