Pemerintah Jepang menyatakan pada Rabu bahwa seorang warga negaranya telah ditahan di Teheran sejak Januari, dan mendesak otoritas Iran agar segera membebaskan yang bersangkutan.
Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Masanao Ozaki, mengonfirmasi laporan media asing mengenai kasus tersebut. Ia menyebut bahwa warga negara Jepang itu ditahan pada 20 Januari, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut dengan alasan perlindungan privasi.
Ozaki mengatakan pemerintah Jepang telah menjalin komunikasi dengan warga yang ditahan serta anggota keluarganya, sambil memberikan dukungan yang diperlukan. Menurut pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang, kondisi kesehatan warga tersebut diyakini baik, meskipun hingga kini pejabat Jepang belum diizinkan untuk melakukan pertemuan langsung.
Kementerian Luar Negeri juga menolak berkomentar mengenai waktu pasti penahanan maupun tuduhan yang dikenakan terhadap warga Jepang tersebut.
Berdasarkan data kementerian, saat ini terdapat sekitar 200 warga negara Jepang yang tinggal di Iran, dengan sekitar 150 orang berada di Teheran.
Sc :APnews








