Menu

Dark Mode
Gundam Wing Bakal Dapat Proyek Visual Baru Film Prekuel Gundam SEED FREEDOM ZERO Akan Tayang di Bioskop Jepang Sayonara! Patung Gundam Rx-0 Unicorn di Odaiba Bakal Dibongkar Akhir Agustus Konsumsi Beras Orang Jepang Menurun Gara-Gara Harga Beras Mahal Jepang Mulai Batasi Visa SSW Kerja Restoran untuk Orang Asing Pemerintah Jepang Minta Warga Jangan Panic Buying Kantong Sampah

News

PM Jepang Temui Trump di AS, Bahas Keamanan Global hingga Investasi Triliunan Yen

badge-check


					PM Jepang Temui Trump di AS, Bahas Keamanan Global hingga Investasi Triliunan Yen Perbesar

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tiba di Amerika Serikat untuk melakukan pertemuan penting dengan Presiden Donald Trump di Washington D.C., di tengah situasi global yang memanas akibat konflik di Timur Tengah.

Dalam kunjungan selama tiga hari ini, Takaichi ingin memperkuat posisi Jepang sebagai mitra utama AS di Asia, sekaligus membahas berbagai isu strategis mulai dari keamanan hingga kerja sama ekonomi.

Sebelum berangkat, Takaichi menekankan pentingnya meredakan ketegangan global, terutama terkait keamanan jalur energi di Selat Hormuz, yang saat ini terdampak konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Dalam pertemuan di Gedung Putih, kedua pemimpin dijadwalkan membahas:

Salah satu fokus utama adalah kelanjutan kesepakatan ekonomi besar yang dicapai sebelumnya, di mana Jepang berkomitmen menginvestasikan sekitar $550 miliar di sektor strategis di AS seperti energi, semikonduktor, dan mineral penting.

Bahkan, paket investasi tahap kedua yang akan diumumkan dalam pertemuan ini diperkirakan mencapai 10 triliun yen (sekitar $63 miliar).

Menariknya, Trump disebut akan memberikan perlakuan khusus dengan mengundang Takaichi untuk makan siang kerja sekaligus makan malam—sebuah gestur yang menunjukkan kedekatan personal keduanya.

Sempat muncul tekanan dari pihak AS agar Jepang ikut mengirim kapal perang untuk mengamankan Selat Hormuz, namun permintaan itu kemudian ditarik kembali. Isu ini cukup sensitif bagi Jepang mengingat konstitusinya yang menolak perang.

Di sisi lain, Jepang sangat bergantung pada Timur Tengah untuk pasokan energi, dengan lebih dari 90% impor minyaknya melewati Selat Hormuz, sehingga stabilitas kawasan menjadi krusial.

Pertemuan ini juga diperkirakan akan membahas kerja sama di bidang teknologi seperti kecerdasan buatan serta rantai pasok mineral langka, sebagai bagian dari visi “Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”

Kunjungan ini menjadi perjalanan luar negeri pertama Takaichi sejak kemenangan besar partainya dalam pemilu Februari lalu, sekaligus langkah penting dalam memperkuat peran Jepang di panggung global.

Sc : mainchi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Konsumsi Beras Orang Jepang Menurun Gara-Gara Harga Beras Mahal

18 May 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Batasi Visa SSW Kerja Restoran untuk Orang Asing

18 May 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Jepang Minta Warga Jangan Panic Buying Kantong Sampah

18 May 2026 - 07:57 WIB

Bandara Noto di Prefektur Ishikawa Jepang Bakal Pakai Nama Pokémon

15 May 2026 - 15:10 WIB

Kapal Tanker Jepang Berhasil Lewati Selat Hormuz Tanpa Bayar “Toll” ke Iran

15 May 2026 - 15:10 WIB

Trending on News