Menu ✖

Dark Mode
Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang Ratusan Orang Tarik Pesawat Boeing 787 di Bandara Narita Jepang Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027

News

PM Jepang Temui Trump di AS, Bahas Keamanan Global hingga Investasi Triliunan Yen

badge-check


					PM Jepang Temui Trump di AS, Bahas Keamanan Global hingga Investasi Triliunan Yen Perbesar

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tiba di Amerika Serikat untuk melakukan pertemuan penting dengan Presiden Donald Trump di Washington D.C., di tengah situasi global yang memanas akibat konflik di Timur Tengah.

Dalam kunjungan selama tiga hari ini, Takaichi ingin memperkuat posisi Jepang sebagai mitra utama AS di Asia, sekaligus membahas berbagai isu strategis mulai dari keamanan hingga kerja sama ekonomi.

Sebelum berangkat, Takaichi menekankan pentingnya meredakan ketegangan global, terutama terkait keamanan jalur energi di Selat Hormuz, yang saat ini terdampak konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Dalam pertemuan di Gedung Putih, kedua pemimpin dijadwalkan membahas:

Salah satu fokus utama adalah kelanjutan kesepakatan ekonomi besar yang dicapai sebelumnya, di mana Jepang berkomitmen menginvestasikan sekitar $550 miliar di sektor strategis di AS seperti energi, semikonduktor, dan mineral penting.

Bahkan, paket investasi tahap kedua yang akan diumumkan dalam pertemuan ini diperkirakan mencapai 10 triliun yen (sekitar $63 miliar).

Menariknya, Trump disebut akan memberikan perlakuan khusus dengan mengundang Takaichi untuk makan siang kerja sekaligus makan malam—sebuah gestur yang menunjukkan kedekatan personal keduanya.

Sempat muncul tekanan dari pihak AS agar Jepang ikut mengirim kapal perang untuk mengamankan Selat Hormuz, namun permintaan itu kemudian ditarik kembali. Isu ini cukup sensitif bagi Jepang mengingat konstitusinya yang menolak perang.

Di sisi lain, Jepang sangat bergantung pada Timur Tengah untuk pasokan energi, dengan lebih dari 90% impor minyaknya melewati Selat Hormuz, sehingga stabilitas kawasan menjadi krusial.

Pertemuan ini juga diperkirakan akan membahas kerja sama di bidang teknologi seperti kecerdasan buatan serta rantai pasok mineral langka, sebagai bagian dari visi “Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”

Kunjungan ini menjadi perjalanan luar negeri pertama Takaichi sejak kemenangan besar partainya dalam pemilu Februari lalu, sekaligus langkah penting dalam memperkuat peran Jepang di panggung global.

Sc : mainchi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang

5 October 2026 - 11:10 WIB

Ratusan Orang Tarik Pesawat Boeing 787 di Bandara Narita Jepang

5 October 2026 - 10:10 WIB

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News