Konsumsi beras orang Jepang terus menurun setelah harga beras melonjak akibat krisis pasokan beberapa tahun terakhir.
Menurut data organisasi distribusi beras Jepang, rata-rata konsumsi beras per orang turun 6,1% menjadi 4.435 gram per bulan pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2026.
Angka ini menjadi yang terendah dalam tujuh tahun terakhir.
Penurunan tersebut setara dengan sekitar 4,4 mangkuk nasi lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.
Kenaikan harga beras sendiri mulai terjadi sejak musim panas 2024 setelah cuaca panas ekstrem merusak hasil panen di Jepang.
Harga beras yang sebelumnya sekitar 2.000 yen per 5 kilogram sempat melonjak hingga lebih dari 4.000 yen.
Akibatnya, banyak masyarakat Jepang mulai beralih ke makanan lain seperti:
- Mi
- Pasta
- Roti
Data juga menunjukkan konsumsi beras di rumah tangga turun lebih tajam, yakni sekitar 8,2%.
Meski produksi beras Jepang mulai meningkat lagi pada 2025 dan harga perlahan turun, pelaku industri mengatakan minat masyarakat untuk kembali banyak makan nasi kemungkinan tidak akan langsung pulih karena harga bahan makanan lain juga ikut naik.
Sc : JT








