Menu

Dark Mode
Gundam Wing Bakal Dapat Proyek Visual Baru Film Prekuel Gundam SEED FREEDOM ZERO Akan Tayang di Bioskop Jepang Sayonara! Patung Gundam Rx-0 Unicorn di Odaiba Bakal Dibongkar Akhir Agustus Konsumsi Beras Orang Jepang Menurun Gara-Gara Harga Beras Mahal Jepang Mulai Batasi Visa SSW Kerja Restoran untuk Orang Asing Pemerintah Jepang Minta Warga Jangan Panic Buying Kantong Sampah

News

Suku Bunga Jepang Ditahan di 0,75%, Konflik Timur Tengah Jadi Faktor Utama

badge-check


					Suku Bunga Jepang Ditahan di 0,75%, Konflik Timur Tengah Jadi Faktor Utama Perbesar

Bank sentral Bank of Japan memutuskan untuk menahan suku bunga di level 0,75%, dengan Gubernur Kazuo Ueda menyebut ketegangan di Timur Tengah sebagai alasan utama di balik keputusan tersebut.

Keputusan ini diambil dalam rapat kebijakan dua hari yang berakhir Kamis, dan memang sudah diperkirakan oleh pasar.

Menurut Ueda, lonjakan harga minyak akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menciptakan ketidakpastian baru bagi ekonomi global.

Harga minyak mentah Brent bahkan melonjak lebih dari 50% dalam sebulan terakhir, menembus level $110 per barel, yang berpotensi memicu inflasi sekaligus menekan pertumbuhan ekonomi.

Ueda menegaskan bahwa kondisi ini membuat bank sentral sulit menentukan arah kebijakan—apakah harus fokus menekan inflasi atau justru menjaga pertumbuhan ekonomi.

Meski begitu, tidak semua anggota setuju. Salah satu anggota dewan, Hajime Takata, mendorong kenaikan suku bunga menjadi 1%, dengan alasan target inflasi 2% sudah mulai tercapai.

Di pasar keuangan, dampak konflik terlihat jelas:

  • Indeks saham Nikkei 225 sempat anjlok lebih dari 2.000 poin dan ditutup turun 3,4%

  • Nilai tukar yen melemah hingga sekitar ¥159 per dolar AS

Ke depan, arah kebijakan BOJ akan sangat bergantung pada perkembangan global dan kondisi domestik, termasuk hasil kenaikan upah di Jepang. Ueda menyebut tren kenaikan gaji mulai terlihat, terutama di perusahaan besar, namun masih perlu dipantau di sektor usaha kecil dan menengah.

Secara keseluruhan, situasi saat ini menempatkan Jepang dalam posisi sulit: di satu sisi harus mengendalikan inflasi, di sisi lain menghadapi risiko perlambatan ekonomi akibat gejolak global.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Konsumsi Beras Orang Jepang Menurun Gara-Gara Harga Beras Mahal

18 May 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Batasi Visa SSW Kerja Restoran untuk Orang Asing

18 May 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Jepang Minta Warga Jangan Panic Buying Kantong Sampah

18 May 2026 - 07:57 WIB

Bandara Noto di Prefektur Ishikawa Jepang Bakal Pakai Nama Pokémon

15 May 2026 - 15:10 WIB

Kapal Tanker Jepang Berhasil Lewati Selat Hormuz Tanpa Bayar “Toll” ke Iran

15 May 2026 - 15:10 WIB

Trending on News