Menu

Dark Mode
Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

News

Suku Bunga Jepang Ditahan di 0,75%, Konflik Timur Tengah Jadi Faktor Utama

badge-check


					Suku Bunga Jepang Ditahan di 0,75%, Konflik Timur Tengah Jadi Faktor Utama Perbesar

Bank sentral Bank of Japan memutuskan untuk menahan suku bunga di level 0,75%, dengan Gubernur Kazuo Ueda menyebut ketegangan di Timur Tengah sebagai alasan utama di balik keputusan tersebut.

Keputusan ini diambil dalam rapat kebijakan dua hari yang berakhir Kamis, dan memang sudah diperkirakan oleh pasar.

Menurut Ueda, lonjakan harga minyak akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menciptakan ketidakpastian baru bagi ekonomi global.

Harga minyak mentah Brent bahkan melonjak lebih dari 50% dalam sebulan terakhir, menembus level $110 per barel, yang berpotensi memicu inflasi sekaligus menekan pertumbuhan ekonomi.

Ueda menegaskan bahwa kondisi ini membuat bank sentral sulit menentukan arah kebijakan—apakah harus fokus menekan inflasi atau justru menjaga pertumbuhan ekonomi.

Meski begitu, tidak semua anggota setuju. Salah satu anggota dewan, Hajime Takata, mendorong kenaikan suku bunga menjadi 1%, dengan alasan target inflasi 2% sudah mulai tercapai.

Di pasar keuangan, dampak konflik terlihat jelas:

  • Indeks saham Nikkei 225 sempat anjlok lebih dari 2.000 poin dan ditutup turun 3,4%

  • Nilai tukar yen melemah hingga sekitar ¥159 per dolar AS

Ke depan, arah kebijakan BOJ akan sangat bergantung pada perkembangan global dan kondisi domestik, termasuk hasil kenaikan upah di Jepang. Ueda menyebut tren kenaikan gaji mulai terlihat, terutama di perusahaan besar, namun masih perlu dipantau di sektor usaha kecil dan menengah.

Secara keseluruhan, situasi saat ini menempatkan Jepang dalam posisi sulit: di satu sisi harus mengendalikan inflasi, di sisi lain menghadapi risiko perlambatan ekonomi akibat gejolak global.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun

4 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat

4 July 2026 - 07:03 WIB

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

3 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik

2 July 2026 - 14:10 WIB

Trending on News