Pemerintah Jepang mengonfirmasi bahwa satu dari dua warga negaranya yang ditahan di Iran telah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, menyampaikan bahwa warga tersebut telah tiba di Jepang pada hari Minggu tanpa mengalami masalah kesehatan.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengumumkan bahwa warga tersebut telah dibebaskan pada hari Rabu setelah ditahan sejak tahun lalu. Ia juga menyebut bahwa yang bersangkutan pulang melalui penerbangan dari Azerbaijan.
Sementara itu, satu warga Jepang lainnya yang ditahan awal tahun ini masih berada dalam tahanan. Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa kondisi keselamatan dan kesehatannya tetap terjaga.
Motegi mengatakan bahwa pembebasan tersebut terjadi setelah ia berulang kali meminta kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah Jepang terus mengupayakan pembebasan warga lainnya secepat mungkin, sambil berkomunikasi dengan keluarga dan pihak terkait.
Menurut Committee to Protect Journalists, salah satu warga Jepang yang ditahan sejak Januari merupakan seorang jurnalis dari NHK. Ia dilaporkan ditangkap oleh Garda Revolusi Iran pada 20 Januari dan dipindahkan ke Penjara Evin pada 23 Februari, berdasarkan sumber yang tidak disebutkan.
Pemerintah Jepang sendiri belum mengungkap identitas kedua warga tersebut maupun hubungan antara kedua kasus penahanan itu.
Sc : NBC








