Menu

Dark Mode
Kabar Baik! Maskapai Jepang Turunkan Fuel Surcharge, Harga Tiket Internasional Akan Lebih Murah Patlabor Akhirnya Punya Game 3D Baru, Rilis September 2026 untuk PS5 dan PC Trailer Baru Kingdom Hearts IV Tampilkan Dunia Coco, Dipastikan Rilis Akhir 2027 Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru?

News

Warga Asing Makin Banyak, Kitakyushu Tunjuk Koordinator Multikultural untuk Perkuat Interaksi Warga Lokal dengan Asing

badge-check


					Warga Asing Makin Banyak, Kitakyushu Tunjuk Koordinator Multikultural untuk Perkuat Interaksi Warga Lokal dengan Asing Perbesar

Pemerintah Kota Kitakyushu mulai menugaskan “koordinator komunitas multikultural” pada tahun fiskal 2026 untuk mendukung kehidupan bersama antara warga lokal dan meningkatnya jumlah warga asing di kota tersebut.

Para koordinator ini akan mengidentifikasi kebutuhan baik dari warga Jepang maupun warga asing di berbagai wilayah, serta merancang program pertukaran dan interaksi. Langkah ini disebut cukup jarang dilakukan secara nasional, karena pemerintah daerah biasanya tidak secara proaktif mendekati komunitas tertentu untuk mendorong interaksi dengan warga asing.

Sekitar 17.000 warga asing tinggal di Kota Kitakyushu, Prefektur Fukuoka Prefecture, atau sekitar 1,88% dari total populasi. Angka ini meningkat sekitar 6.000 orang dibandingkan 10 tahun lalu. Pemerintah kota selama ini telah bekerja sama dengan Kitakyushu International Association di wilayah Yahatanishi untuk membantu warga asing dalam kehidupan sehari-hari, seperti menyediakan informasi multibahasa, layanan konsultasi, serta pendidikan bahasa Jepang.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir mulai muncul situasi yang “dapat dianggap sebagai bentuk pengucilan terhadap warga asing,” menurut pejabat kota. Pemerintah menilai bahwa kurangnya interaksi antara komunitas lokal dan warga asing, serta minimnya pemahaman tentang siapa saja warga asing yang tinggal di sekitar, telah memicu “kecemasan tanpa dasar.” Karena itu, diperlukan upaya agar kedua pihak bisa saling mengenal.

Untuk mendukung program ini, pemerintah kota mengalokasikan anggaran sebesar 15 juta yen (sekitar 94.000 dolar AS) dalam tahun fiskal ini. Dana tersebut digunakan untuk menugaskan dua koordinator dan pelaksanaannya dipercayakan kepada Kitakyushu International Association. Program ini ditujukan untuk mengembangkan kegiatan pertukaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan nyata di dua wilayah dalam kota.

Megumi Kurachi, direktur divisi kebijakan internasional pemerintah kota, mengatakan bahwa warga asing juga merupakan bagian penting dari komunitas. Ia menambahkan bahwa meski masih banyak hal yang perlu dipelajari dalam prosesnya, pihaknya ingin terus mencoba berbagai pendekatan untuk mewujudkan masyarakat yang dapat berkembang bersama.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kabar Baik! Maskapai Jepang Turunkan Fuel Surcharge, Harga Tiket Internasional Akan Lebih Murah

19 August 2026 - 10:10 WIB

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Trending on News