Menu

Dark Mode
Anime The Fable Dipastikan Lanjut ke Season 2, Pemeran Lama Kembali Kota Kitakyushu Tunjuk Koordinator Multikultural untuk Perkuat Hubungan Warga Lokal dan WNA Jepang Terapkan Sistem “Bue Ticket” untuk Tilang Sepeda, Denda Hingga Rp1 Jutaan Jepang Resmikan Program Daycare Fleksibel untuk Balita, Bisa Dipakai Meski Orang Tua Tidak Bekerja Survei: 60% Warga Asing di Saitama Ingin Tinggal Selamanya, Tapi Banyak Khawatir Diskriminasi Anime Isekai Cheat Skill Resmi Season 2 + Episode Spesial Tayang Maret!

News

Kota Kitakyushu Tunjuk Koordinator Multikultural untuk Perkuat Hubungan Warga Lokal dan WNA

badge-check


					Kota Kitakyushu Tunjuk Koordinator Multikultural untuk Perkuat Hubungan Warga Lokal dan WNA Perbesar

Pemerintah Kota Kitakyushu mulai menugaskan “koordinator komunitas multikultural” pada tahun fiskal 2026 untuk mendukung kehidupan bersama antara warga lokal dan meningkatnya jumlah warga asing di kota tersebut.

Para koordinator ini akan mengidentifikasi kebutuhan baik dari warga Jepang maupun warga asing di berbagai wilayah, serta merancang program pertukaran dan interaksi. Langkah ini disebut cukup jarang dilakukan secara nasional, karena pemerintah daerah biasanya tidak secara proaktif mendekati komunitas tertentu untuk mendorong interaksi dengan warga asing.

Sekitar 17.000 warga asing tinggal di Kota Kitakyushu, Prefektur Fukuoka Prefecture, atau sekitar 1,88% dari total populasi. Angka ini meningkat sekitar 6.000 orang dibandingkan 10 tahun lalu. Pemerintah kota selama ini telah bekerja sama dengan Kitakyushu International Association di wilayah Yahatanishi untuk membantu warga asing dalam kehidupan sehari-hari, seperti menyediakan informasi multibahasa, layanan konsultasi, serta pendidikan bahasa Jepang.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir mulai muncul situasi yang “dapat dianggap sebagai bentuk pengucilan terhadap warga asing,” menurut pejabat kota. Pemerintah menilai bahwa kurangnya interaksi antara komunitas lokal dan warga asing, serta minimnya pemahaman tentang siapa saja warga asing yang tinggal di sekitar, telah memicu “kecemasan tanpa dasar.” Karena itu, diperlukan upaya agar kedua pihak bisa saling mengenal.

Untuk mendukung program ini, pemerintah kota mengalokasikan anggaran sebesar 15 juta yen (sekitar 94.000 dolar AS) dalam tahun fiskal ini. Dana tersebut digunakan untuk menugaskan dua koordinator dan pelaksanaannya dipercayakan kepada Kitakyushu International Association. Program ini ditujukan untuk mengembangkan kegiatan pertukaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan nyata di dua wilayah dalam kota.

Megumi Kurachi, direktur divisi kebijakan internasional pemerintah kota, mengatakan bahwa warga asing juga merupakan bagian penting dari komunitas. Ia menambahkan bahwa meski masih banyak hal yang perlu dipelajari dalam prosesnya, pihaknya ingin terus mencoba berbagai pendekatan untuk mewujudkan masyarakat yang dapat berkembang bersama.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Terapkan Sistem “Bue Ticket” untuk Tilang Sepeda, Denda Hingga Rp1 Jutaan

2 April 2026 - 09:52 WIB

Jepang Resmikan Program Daycare Fleksibel untuk Balita, Bisa Dipakai Meski Orang Tua Tidak Bekerja

2 April 2026 - 09:52 WIB

Survei: 60% Warga Asing di Saitama Ingin Tinggal Selamanya, Tapi Banyak Khawatir Diskriminasi

1 April 2026 - 14:10 WIB

Sempat Macet dan Jebak Pengunjung 5 Jam, Lift Tokyo Skytree Kini Beroperasi Lagi

1 April 2026 - 10:10 WIB

Prabowo Temui 13 Bos Perusahaan Jepang di Tokyo, Dorong Investasi Hilirisasi

1 April 2026 - 06:54 WIB

Trending on News