Profesi polisi menjadi cita-cita paling diinginkan oleh anak laki-laki di Jepang, sementara anak perempuan masih paling banyak memilih bekerja di toko kue atau roti, menurut hasil survei tahunan yang dirilis pada Kamis terhadap siswa baru sekolah dasar.
Perusahaan Kuraray, yang memproduksi bahan kulit sintetis untuk tas sekolah, menyebutkan bahwa ini adalah tahun kedua berturut-turut anak laki-laki yang masuk SD pada April memilih polisi sebagai pekerjaan impian mereka. Sementara itu, pekerjaan di bidang pembuatan kue atau roti telah menjadi pilihan nomor satu bagi anak perempuan selama 28 tahun berturut-turut.
Survei ini melibatkan pembeli tas sekolah dari perusahaan tersebut, dengan total 4.000 responden, terdiri dari 2.000 anak laki-laki dan 2.000 anak perempuan beserta orang tua mereka.
Untuk anak laki-laki, profesi atlet menempati posisi kedua, diikuti oleh pemadam kebakaran atau tim penyelamat. Sementara itu, untuk anak perempuan, industri hiburan—seperti penyanyi, model, atau performer—berada di posisi kedua, disusul pekerjaan di toko es krim.
Menariknya, profesi pemadam kebakaran atau tim penyelamat di kalangan anak perempuan naik ke peringkat ke-12, tertinggi sepanjang sejarah survei ini. Perusahaan menyebutkan bahwa semakin banyak anak perempuan tertarik pada pekerjaan yang membantu orang lain.
Di antara anak laki-laki yang ingin menjadi atlet, 52,2 persen memilih sepak bola, menunjukkan popularitasnya yang tetap tinggi sejak 2006. Sementara itu, yang memilih bisbol hanya 21,2 persen, turun tajam dari lebih dari 30 persen sekitar 20 tahun lalu, seiring meningkatnya minat anak-anak terhadap olahraga lain seperti basket.
Profesi YouTuber, yang sempat populer dalam beberapa tahun terakhir, berada di peringkat ketujuh untuk anak laki-laki dan ke-17 untuk anak perempuan, keduanya mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Di sisi lain, para orang tua—baik dari anak laki-laki maupun perempuan—paling menginginkan anak mereka menjadi pegawai negeri.
Sc : JT








