Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

badge-check


					The logo of Japanese company SoftBank Group is seen outside the company's headquarters in Tokyo on January 22, 2025. Shares in Japanese tech behemoth SoftBank Group soared more than eight percent on Janaury 22 after US President Donald Trump announced a major investment to build AI infrastructure. (Photo by Kazuhiro NOGI / AFP) Perbesar

The logo of Japanese company SoftBank Group is seen outside the company's headquarters in Tokyo on January 22, 2025. Shares in Japanese tech behemoth SoftBank Group soared more than eight percent on Janaury 22 after US President Donald Trump announced a major investment to build AI infrastructure. (Photo by Kazuhiro NOGI / AFP)

Sejumlah perusahaan besar Jepang, termasuk SoftBank Corp., NEC Corp., Honda Motor Co., dan Sony Group Corp., dikabarkan telah membentuk perusahaan baru untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI) berskala besar yang akan digunakan oleh perusahaan domestik.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengejar ketertinggalan dari kompetitor di Amerika Serikat dan China dalam pengembangan model AI. Selain itu, mereka juga berharap mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah Jepang.

Perusahaan baru ini nantinya berencana membagikan model AI yang dikembangkan kepada berbagai perusahaan Jepang lainnya. Ke depan, mereka juga menargetkan pengembangan model lain, termasuk AI yang dapat digunakan untuk mengoperasikan robot di pabrik.

Dalam tahap awal, perusahaan ini akan mempekerjakan sekitar 100 insinyur AI, dan dipimpin oleh seorang eksekutif dari SoftBank Corp..

Tak hanya itu, sejumlah perusahaan besar lain juga ikut berinvestasi, seperti Nippon Steel Corp., Kobe Steel Ltd., MUFG Bank, Sumitomo Mitsui Banking Corp., dan Mizuho Bank.

Pengembangan teknologi AI ini akan dipimpin oleh SoftBank Corp. dan NEC Corp., dengan rencana melibatkan perusahaan pengembang AI berbasis Tokyo, Preferred Networks Inc., di tahap berikutnya.

Untuk mendukung proyek ini, perusahaan baru tersebut akan mengajukan pendanaan ke New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO), sebuah badan publik yang berencana menyediakan hingga 1 triliun yen (sekitar US$6,3 miliar) guna mendorong pengembangan AI dalam negeri.

Langkah kolaborasi besar ini menunjukkan keseriusan Jepang dalam memperkuat posisi mereka di industri AI global yang semakin kompetitif.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News