Menu

Dark Mode
Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China Tren Side Job di Jepang Meningkat, Tak Lagi Sekadar Cari Tambahan Uang Warga Lokal Demo Terkait Tolak Rencana Pembangunan Masjid di Fujisawa Prefektur Kanagawa Jepang Jepang Siapkan Aturan Baru, Kripto Akan Dianggap sebagai Produk Keuangan Jepang Targetkan Industri Anime Tembus Rp6000 Triliun di Pasar Global pada 2033

News

Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

badge-check


					The logo of Japanese company SoftBank Group is seen outside the company's headquarters in Tokyo on January 22, 2025. Shares in Japanese tech behemoth SoftBank Group soared more than eight percent on Janaury 22 after US President Donald Trump announced a major investment to build AI infrastructure. (Photo by Kazuhiro NOGI / AFP) Perbesar

The logo of Japanese company SoftBank Group is seen outside the company's headquarters in Tokyo on January 22, 2025. Shares in Japanese tech behemoth SoftBank Group soared more than eight percent on Janaury 22 after US President Donald Trump announced a major investment to build AI infrastructure. (Photo by Kazuhiro NOGI / AFP)

Sejumlah perusahaan besar Jepang, termasuk SoftBank Corp., NEC Corp., Honda Motor Co., dan Sony Group Corp., dikabarkan telah membentuk perusahaan baru untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI) berskala besar yang akan digunakan oleh perusahaan domestik.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengejar ketertinggalan dari kompetitor di Amerika Serikat dan China dalam pengembangan model AI. Selain itu, mereka juga berharap mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah Jepang.

Perusahaan baru ini nantinya berencana membagikan model AI yang dikembangkan kepada berbagai perusahaan Jepang lainnya. Ke depan, mereka juga menargetkan pengembangan model lain, termasuk AI yang dapat digunakan untuk mengoperasikan robot di pabrik.

Dalam tahap awal, perusahaan ini akan mempekerjakan sekitar 100 insinyur AI, dan dipimpin oleh seorang eksekutif dari SoftBank Corp..

Tak hanya itu, sejumlah perusahaan besar lain juga ikut berinvestasi, seperti Nippon Steel Corp., Kobe Steel Ltd., MUFG Bank, Sumitomo Mitsui Banking Corp., dan Mizuho Bank.

Pengembangan teknologi AI ini akan dipimpin oleh SoftBank Corp. dan NEC Corp., dengan rencana melibatkan perusahaan pengembang AI berbasis Tokyo, Preferred Networks Inc., di tahap berikutnya.

Untuk mendukung proyek ini, perusahaan baru tersebut akan mengajukan pendanaan ke New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO), sebuah badan publik yang berencana menyediakan hingga 1 triliun yen (sekitar US$6,3 miliar) guna mendorong pengembangan AI dalam negeri.

Langkah kolaborasi besar ini menunjukkan keseriusan Jepang dalam memperkuat posisi mereka di industri AI global yang semakin kompetitif.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kasus Penumpang Merokok di Pesawat Jepang Tembus Rekor Tertinggi, Dipicu Rokok Elektrik

14 April 2026 - 16:10 WIB

Tren Side Job di Jepang Meningkat, Tak Lagi Sekadar Cari Tambahan Uang

14 April 2026 - 10:10 WIB

Warga Lokal Demo Terkait Tolak Rencana Pembangunan Masjid di Fujisawa Prefektur Kanagawa Jepang

14 April 2026 - 06:50 WIB

Jepang Siapkan Aturan Baru, Kripto Akan Dianggap sebagai Produk Keuangan

13 April 2026 - 17:10 WIB

Mayoritas Pelajar Jepang Sudah Gunakan AI, Terutama untuk Belajar dan Mencari Informasi

13 April 2026 - 12:10 WIB

Trending on News