Menu

Dark Mode
Resident Evil 2, 3, dan 4 Remake Akan Hadir di Switch 2 Oktober Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027 Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Zelda: Ocarina of Time Remake untuk Switch 2 Rilis November 2026

News

Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

badge-check


					The logo of Japanese company SoftBank Group is seen outside the company's headquarters in Tokyo on January 22, 2025. Shares in Japanese tech behemoth SoftBank Group soared more than eight percent on Janaury 22 after US President Donald Trump announced a major investment to build AI infrastructure. (Photo by Kazuhiro NOGI / AFP) Perbesar

The logo of Japanese company SoftBank Group is seen outside the company's headquarters in Tokyo on January 22, 2025. Shares in Japanese tech behemoth SoftBank Group soared more than eight percent on Janaury 22 after US President Donald Trump announced a major investment to build AI infrastructure. (Photo by Kazuhiro NOGI / AFP)

Sejumlah perusahaan besar Jepang, termasuk SoftBank Corp., NEC Corp., Honda Motor Co., dan Sony Group Corp., dikabarkan telah membentuk perusahaan baru untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI) berskala besar yang akan digunakan oleh perusahaan domestik.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengejar ketertinggalan dari kompetitor di Amerika Serikat dan China dalam pengembangan model AI. Selain itu, mereka juga berharap mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah Jepang.

Perusahaan baru ini nantinya berencana membagikan model AI yang dikembangkan kepada berbagai perusahaan Jepang lainnya. Ke depan, mereka juga menargetkan pengembangan model lain, termasuk AI yang dapat digunakan untuk mengoperasikan robot di pabrik.

Dalam tahap awal, perusahaan ini akan mempekerjakan sekitar 100 insinyur AI, dan dipimpin oleh seorang eksekutif dari SoftBank Corp..

Tak hanya itu, sejumlah perusahaan besar lain juga ikut berinvestasi, seperti Nippon Steel Corp., Kobe Steel Ltd., MUFG Bank, Sumitomo Mitsui Banking Corp., dan Mizuho Bank.

Pengembangan teknologi AI ini akan dipimpin oleh SoftBank Corp. dan NEC Corp., dengan rencana melibatkan perusahaan pengembang AI berbasis Tokyo, Preferred Networks Inc., di tahap berikutnya.

Untuk mendukung proyek ini, perusahaan baru tersebut akan mengajukan pendanaan ke New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO), sebuah badan publik yang berencana menyediakan hingga 1 triliun yen (sekitar US$6,3 miliar) guna mendorong pengembangan AI dalam negeri.

Langkah kolaborasi besar ini menunjukkan keseriusan Jepang dalam memperkuat posisi mereka di industri AI global yang semakin kompetitif.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027

12 September 2026 - 12:10 WIB

Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

12 September 2026 - 10:10 WIB

China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat

12 September 2026 - 07:00 WIB

JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 13:35 WIB

Godzilla Minus Zero Rilis November, Jadi Film Jepang Pertama yang “Filmed for IMAX

10 September 2026 - 12:10 WIB

Trending on News