Menu

Dark Mode
Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini Game Mobile Code Geass: Knightmare Survivor Diumumkan, Rilis Tahun Ini Parlemen Jepang Setujui Revisi Aturan Imigrasi, Biaya Pengajuan Status Tinggal Akan Naik Pesawat JAL Mendarat Darurat di Narita, Ban Diduga Pecah Saat Lepas Landas Jepang Kirim Personel Pasukan Bela Diri ke Markas Dukungan NATO untuk Ukraina Sebagian Besar Universitas di Jepang Akan Wajibkan Wawancara untuk Jalur Masuk Mulai 2027

News

Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

badge-check


					Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat Perbesar

Pendaftaran ujian bahasa Jepang Japanese-Language Proficiency Test (JLPT) untuk beberapa level terpaksa ditutup lebih cepat dari jadwal. Hal ini terjadi karena lonjakan jumlah pendaftar yang jauh melebihi kapasitas tempat ujian yang tersedia.

Penyelenggara ujian di Jepang, Japan Educational Exchanges and Services, mengungkapkan bahwa mereka kesulitan mendapatkan lokasi ujian yang cukup untuk menampung peserta. Akibatnya, banyak calon peserta tidak kebagian slot.

Awalnya, batas pendaftaran untuk ujian yang akan digelar pada 5 Juli adalah 7 April. Namun, pendaftaran untuk level N4 sudah ditutup pada 25 Maret, dan level N3 pada 27 Maret jauh lebih cepat dari jadwal.

Permintaan tinggi ini tidak lepas dari kebutuhan tenaga kerja asing di Jepang. Bagi pekerja asing yang ingin mengikuti program “specified skilled worker”, umumnya diwajibkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang.

Pihak penyelenggara juga menyarankan perusahaan dan institusi pendidikan untuk mempertimbangkan ujian bahasa Jepang lain sebagai alternatif untuk level N4 dan N3. Namun, menurut sumber pemerintah, khusus level N3 hampir tidak memiliki pengganti yang setara, sehingga banyak peserta kemungkinan harus menunggu ujian berikutnya pada bulan Desember.

Sebagai gambaran, dalam sistem JLPT, level N1 adalah yang paling tinggi, sedangkan N5 paling dasar. Level N4 mengukur kemampuan memahami percakapan sederhana dengan tempo lambat serta membaca teks dasar. Sementara itu, N3 menunjukkan kemampuan bahasa Jepang sehari-hari yang lebih praktis, termasuk memahami percakapan dengan kecepatan mendekati alami dan membaca teks umum.

Beberapa pekerjaan, seperti sopir bus dan taksi di Jepang, bahkan mensyaratkan kemampuan setara N3.

Jumlah peserta JLPT sendiri terus meningkat. Pada sesi Desember tahun lalu, total pendaftar di seluruh dunia mencapai rekor 1,05 juta orang, menurut data dari The Japan Foundation. Sementara pada sesi Juli sebelumnya, sekitar 900.000 orang mendaftar, dengan sekitar 770.000 benar-benar mengikuti ujian—termasuk sekitar 220.000 peserta N3 dan 180.000 peserta N4.

JLPT sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 1984 sebagai standar untuk mengukur dan mengakui kemampuan bahasa Jepang bagi penutur non-native. Kini, ujian ini menjadi salah satu syarat penting untuk studi maupun kerja di Jepang.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Parlemen Jepang Setujui Revisi Aturan Imigrasi, Biaya Pengajuan Status Tinggal Akan Naik

30 May 2026 - 12:10 WIB

Pesawat JAL Mendarat Darurat di Narita, Ban Diduga Pecah Saat Lepas Landas

30 May 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kirim Personel Pasukan Bela Diri ke Markas Dukungan NATO untuk Ukraina

30 May 2026 - 06:42 WIB

Sebagian Besar Universitas di Jepang Akan Wajibkan Wawancara untuk Jalur Masuk Mulai 2027

29 May 2026 - 16:10 WIB

JR East Perkenalkan Bus Otonom Level 4 di Jalur Bekas Rel Kereta Tsunami Jepang

29 May 2026 - 12:10 WIB

Trending on News