Menu

Dark Mode
Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

TRAVEL

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

badge-check


					Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Perbesar

Rute wisata terkenal di Jepang, Tateyama Kurobe Alpine Route, resmi dibuka kembali pada Rabu untuk musim wisata tahun ini. Jalur yang melintasi pegunungan Tateyama ini terkenal dengan “tembok salju” raksasanya.

Rute ini sebelumnya ditutup selama musim dingin, dan menghubungkan Kota Tateyama di Prefektur Toyama dengan Kota Omachi di Prefektur Nagano, melewati kawasan Pegunungan Alpen Jepang Utara. Wisatawan dapat menjelajahinya menggunakan berbagai transportasi seperti bus, ropeway, dan cable car. Jalur ini akan dibuka hingga akhir November.

Salah satu daya tarik utama berada di dataran tinggi Murodo (ketinggian 2.450 meter), di mana dinding salju hasil pembersihan jalan mencapai tinggi hingga 12 meter tahun ini. Area ini dikenal sebagai “Yuki no Otani” atau koridor salju, yang selalu jadi spot favorit wisatawan untuk berfoto—bahkan saat salju tipis masih turun.

Seorang wisatawan asal Chiba, Yoshie Yamanaka (60), mengaku terkesan saat melihat langsung pemandangan tersebut. Ia mengatakan tidak menyangka tembok salju bisa setinggi itu.

Menurut perwakilan perusahaan transportasi Tateyama Kurobe Kanko Co., selain tinggi dinding salju, lapisan salju itu sendiri juga menyimpan informasi menarik. Jika diperhatikan, terlihat adanya lapisan debu kuning dan butiran es di dalamnya, yang mencerminkan kondisi cuaca selama musim dingin sebelumnya.

Dengan pemandangan unik yang hanya bisa dinikmati di waktu tertentu, jalur ini kembali jadi salah satu destinasi favorit wisata musim semi di Jepang.

 Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang

15 April 2026 - 12:10 WIB

Trending on News