Pemerintah Jepang mengumumkan bahwa Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako akan melakukan perjalanan resmi ke Belanda dan Belgia selama kurang lebih dua minggu, mulai 13 hingga 26 Juni. Ini merupakan kunjungan kenegaraan keempat mereka sejak kaisar naik takhta pada 2019, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan persahabatan internasional.
Sebagai tamu negara, keduanya akan menghadiri upacara penyambutan dan jamuan makan malam dari keluarga kerajaan di kedua negara tersebut. Di Amsterdam, mereka akan disambut oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima, sekaligus dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Rob Jetten dan mengunjungi parlemen di Den Haag. Pasangan kekaisaran juga akan meletakkan bunga di sebuah tugu peringatan perang, sebagai bentuk penghormatan atas sejarah invasi Jepang ke Hindia Belanda — kini Indonesia — pada Perang Dunia II. Ini merupakan kunjungan pertama mereka ke Belanda dalam 13 tahun terakhir.
Pada 20 Juni, mereka bertolak ke Brussel dan disambut oleh Raja Philippe dan Ratu Mathilde. Kunjungan ke Belgia ini sekaligus memperingati 160 tahun hubungan diplomatik antara Jepang dan Belgia dan merupakan kunjungan pertama dalam 27 tahun terakhir.
Ini juga menjadi pertama kalinya pasangan kekaisaran mengunjungi dua negara sekaligus dalam satu perjalanan sejak kaisar naik takhta. Sebelumnya, kunjungan serupa terakhir dilakukan saat keduanya masih berstatus putra mahkota dan putri mahkota, ketika mengunjungi Selandia Baru dan Australia pada 2002. Mereka dijadwalkan bertolak kembali ke Jepang pada 25 Juni.
Sc : JT








