Menu

Dark Mode
Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007 Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama Pentas Panggung Spirited Away Gelar Tur Dunia, Singgah ke Kanada, AS, Inggris, Taiwan, dan Jepang Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap usai Bobol Home Center di Jepang, Ngaku Incar Kunci Koper

News

Perusahaan Konstruksi di Jepang Ajarkan Dialek Oita ke Karyawan Asing agar Lebih Mudah Berbaur

badge-check


					Perusahaan Konstruksi di Jepang Ajarkan Dialek Oita ke Karyawan Asing agar Lebih Mudah Berbaur Perbesar

Perusahaan konstruksi Sakai Co. di Kota Oita mulai mengadakan pelajaran dialek lokal Oita untuk para karyawan asing mereka. Langkah ini dilakukan agar para pekerja lebih mudah beradaptasi dan berkomunikasi dengan masyarakat setempat.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan tersebut aktif merekrut pekerja asing untuk menghadapi masyarakat Jepang yang semakin beragam. Setelah menerima tambahan pekerja dari Nepal dan Myanmar sejak 2025, kini total ada enam karyawan asing yang bekerja di perusahaan tersebut.

Namun, perusahaan menemukan bahwa komunikasi menggunakan dialek lokal Oita menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja asing.

Pada 30 April lalu, perusahaan mengadakan “kelas dialek Oita” pertama di kantor pusat mereka. Salah satu materi yang diajarkan adalah ungkapan:

“Kono gohan shinken oishii.”

Dalam dialek Oita, kata shinken berarti “sangat” atau “banget”. Namun dalam bahasa Jepang standar atau terjemahan AI, kata itu bisa disalahartikan sebagai kanji 真剣 yang berarti “serius”.

Para peserta juga belajar akhiran khas dialek Oita seperti “ken” dan “chon” yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari.

Salah satu peserta asal Nepal, Bhote Salakha Sukche (25), mengatakan ia ingin serius mempelajari dialek tersebut karena mulai Agustus nanti dirinya akan mengunjungi rumah pelanggan secara langsung.

Perusahaan berencana terus mengadakan pelajaran dialek ini sebagai bagian dari pelatihan karyawan baru. Mereka berharap para pekerja asing bisa lebih dekat dengan pelanggan maupun rekan kerja lokal, dan perlahan menganggap Oita sebagai “kampung halaman kedua” mereka.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

3 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik

2 July 2026 - 14:10 WIB

Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap usai Bobol Home Center di Jepang, Ngaku Incar Kunci Koper

2 July 2026 - 11:10 WIB

Jepang Naikkan Pajak Keluar Negara Jadi 3.000 Yen, Biayai Penanganan Lonjakan Wisatawan Asing

2 July 2026 - 10:10 WIB

Trending on News