Perusahaan energi Jepang Eneos Holdings mengonfirmasi bahwa kapal tanker minyak mereka berhasil melewati Selat Hormuz dan kini sedang menuju Jepang.
Kapal bernama Eneos Endeavor itu menjadi kapal tanker kedua tujuan Jepang yang berhasil keluar dari Teluk Persia sejak pecahnya perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menegaskan bahwa kapal tersebut tidak membayar “toll” atau biaya apa pun kepada Iran untuk bisa melintas.
Pemerintah Jepang disebut terus melakukan komunikasi langsung dengan Iran agar kapal-kapal yang berkaitan dengan Jepang bisa melewati Selat Hormuz dengan aman. Saat ini masih ada 39 kapal terkait Jepang yang berada di kawasan Teluk Persia.
Menurut perusahaan, kapal tanker itu diperkirakan tiba di Jepang antara akhir Mei hingga awal Juni.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur penting bagi pasokan minyak dunia. Jepang sangat bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah, dan sebagian besar harus melewati jalur tersebut.
Situasi konflik di kawasan membuat harga minyak dunia melonjak karena muncul kekhawatiran pasokan energi terganggu.
Eneos juga mengatakan mereka mulai mempertimbangkan diversifikasi sumber impor minyak, termasuk dari Amerika Serikat dan Asia Tengah, serta mencari rute yang tidak melewati Selat Hormuz.
Sc : KN








