Layanan khusus yang memungkinkan pelanggan membayar biaya tambahan untuk melewati antrean di restoran populer mulai ramai digunakan di Jepang. Tren ini menarik perhatian orang-orang yang mengejar konsep taipa atau time performance, yaitu menghemat waktu seefisien mungkin.
Salah satu layanan tersebut digunakan di Tokyo Ramen Yokocho, area food hall ramen dekat Stasiun Tokyo. Lewat sistem bernama SuiSui, pelanggan cukup scan QR code menggunakan smartphone untuk membeli tiket prioritas agar bisa langsung masuk tanpa perlu lama mengantre.
Pihak pengelola mengatakan layanan ini sangat membantu orang yang punya jadwal mepet, misalnya harus buru-buru naik shinkansen setelah makan. Apalagi Stasiun Tokyo memang jadi pusat keberangkatan banyak jalur kereta cepat di Jepang.
Sejak diluncurkan pada 2023, sekitar 100 restoran sudah memakai layanan SuiSui, terutama restoran populer di kota-kota besar. Harga biaya skip antrean juga berbeda-beda tergantung panjang antreannya.
CEO SuiSui, Keiichiro Sato, mengatakan sistem ini diharapkan bisa membantu wisatawan menghemat waktu saat berkunjung ke tempat-tempat ramai.
Selain SuiSui, ada juga perusahaan lain bernama TableCheck yang menyediakan layanan reservasi restoran berbayar secara online. Menurut mereka, sistem ini memudahkan turis asing yang belum terbiasa dengan budaya antre panjang atau sistem nomor antrean di Jepang.
Salah satu restoran yang memakai layanan tersebut adalah Kooriya Peace, toko kakigori populer di Tokyo yang terkenal dengan topping buah musiman.
Pemilik toko, Yumi Asano, mengatakan dulu ia sering merasa kasihan kepada pelanggan yang datang dari jauh, termasuk wisatawan luar negeri, tetapi akhirnya pulang karena antreannya terlalu panjang. Ia juga menambahkan layanan ini membantu pelanggan yang sibuk mengurus anak sehingga tidak perlu terlalu lama menunggu.
Sc : JT








