Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Patung Kecoak Raksasa Jadi Objek Wisata Unik di Desa Pegunungan Jepang

badge-check


					Patung Kecoak Raksasa Jadi Objek Wisata Unik di Desa Pegunungan Jepang Perbesar

Sebuah patung kecoak raksasa berbahan perunggu di desa pegunungan Kamikitayama, Prefektur Nara, Jepang, mendadak jadi daya tarik wisata unik yang viral. Patung bernama “Gokiburiten” itu berbentuk kecoak berotot dengan pose ala pegulat sumo dan berdiri di area Kuil Rinsenji.

Patung setinggi sekitar 170 cm ini sebenarnya dibuat lebih dari 25 tahun lalu sebagai monumen penghormatan untuk hama kecoak. Namun kini, banyak wisatawan dari Jepang hingga luar negeri datang khusus untuk melihatnya secara langsung.

Pembuat patung tersebut, seniman Hiroo Amano, mengatakan ia sengaja membuat kecoak dengan tampilan kuat dan dramatis, terinspirasi dari pose kabuki dan ritual sumo Jepang. Uniknya lagi, di bagian perut patung terdapat miniatur kota manusia sebagai simbol bahwa manusia justru “menumpang hidup” pada alam dan makhluk lain.

Patung ini dipesan oleh perusahaan pengendali hama asal Osaka bernama Sono, yang setiap tahunnya menangani ribuan kasus pembasmian kecoak. Sang pendiri perusahaan mengaku ingin membuat sesuatu yang “nyeleneh dan berbeda dari biasanya.”

Kini, patung tersebut justru membantu menarik perhatian ke Kamikitayama, desa kecil yang mengalami penurunan populasi. Banyak anak muda hingga turis asing dari China dan Polandia datang untuk berfoto dan melihat langsung “dewa kecoak” yang unik ini.

Warga lokal mengatakan keberadaan patung tersebut membuat desa jadi lebih ramai dan membuka interaksi baru dengan pengunjung dari luar daerah.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News