Menu

Dark Mode
Arc Baru Re Season 4 Mulai Tayang 12 Agustus Masuk Toko Pokémon Card Store di Jepang Kini Wajib Scan Wajah Demi Basmi Penimbun Kartu Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik? Film Chiikawa Resmi Tayang di Indonesia Mulai 28 Agustus Serangan Beruang di Jepang Pecahkan Rekor, Pemerintah Kini Kurangi Populasi Beruang Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun

Teknologi

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

badge-check


					Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali Perbesar

Sebuah lembaga analisis audio di Jepang yang biasa membantu pengadilan mengungkap kasus kriminal mendadak viral berkat musik ciptaannya yang dirancang untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak.

Lembaga bernama Institute of Audio Communication Laboratory Chiba mengembangkan musik tersebut sebagai bagian dari proyek untuk mendukung para orang tua yang kesulitan menghadapi bayi yang sering menangis. Ide ini muncul setelah mereka menangani berbagai kasus yang berkaitan dengan stres pengasuhan anak, depresi pascamelahirkan, hingga kekerasan terhadap anak yang dipicu kelelahan orang tua.

Musik berdurasi sekitar 14 menit itu menggabungkan melodi lembut ala kotak musik dengan suara menenangkan seperti deburan ombak. Setelah diunggah, musik tersebut langsung menjadi viral dengan lebih dari 3,8 juta kali tayang di media sosial X serta menarik sekitar 350.000 pengunjung ke situs resmi lembaga tersebut hanya dalam waktu dua minggu.

Direktur laboratorium, Mutsutoshi Muraoka, mengatakan bahwa ia memang sudah lama ingin membantu para orang tua yang mengalami tekanan saat mengasuh anak. Kesempatan itu datang ketika sebuah stasiun televisi memintanya membuat suara yang dapat membantu bayi tertidur.

Untuk menciptakan musik tersebut, tim peneliti mempelajari berbagai penelitian tentang hubungan antara suara dan tidur. Mereka bahkan merekam suara napas saat tidur untuk mengetahui efeknya terhadap ketenangan bayi.

Hasilnya adalah kombinasi antara suara bernada tinggi seperti kotak musik yang dapat diputar melalui ponsel dan pink noise, yaitu jenis suara yang menyerupai deburan ombak atau suara napas seorang ibu saat tidur.

Setelah menentukan tempo dan karakter suara yang dibutuhkan, staf laboratorium bernama Shinsuke Shibutani berhasil menyusun musik tersebut hanya dalam tiga hari.

Meski demikian, Muraoka menegaskan bahwa tidak semua bayi akan langsung tertidur saat mendengarkannya. Namun ia berharap musik tersebut setidaknya bisa membantu para orang tua maupun pekerja penitipan anak mendapatkan waktu istirahat tambahan, bahkan jika hanya sekitar 30 menit.

Musik tersebut tersedia untuk diunduh secara gratis melalui situs resmi laboratorium hingga akhir Juni.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi