Masayoshi Son, Chairman dan CEO SoftBank Group, memprediksi sekitar 1 miliar robot humanoid yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) akan hadir pada tahun 2040. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam konferensi tahunan perusahaan pada Selasa.
Menurut Son, kemunculan robot AI dalam jumlah besar akan membawa perubahan mendasar pada dunia kerja. Ia bahkan menyebut bahwa “era manusia sebagai bentuk kehidupan paling unggul akan berakhir.”
Son juga memperkirakan akan ada sekitar 100 triliun AI agent pada 2040. AI agent adalah sistem kecerdasan buatan yang dapat bekerja secara mandiri tanpa harus terus-menerus diberi instruksi oleh manusia.
Ia menjelaskan bahwa AI agent nantinya mampu membuat salinan dirinya sendiri, mengembangkan AI baru, dan mempercepat evolusi teknologi AI. Menurutnya, masyarakat akan beralih dari sistem yang berpusat pada manusia menjadi sistem yang berpusat pada AI.
“Manusia perlu berkembang bersama AI, bukan menolaknya,” ujar Son.
Dalam presentasinya, Son juga memperkirakan industri berbasis AI akan menyumbang sekitar 20 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia pada 2040, dengan nilai mencapai sekitar 7 kuadriliun yen.
Untuk mendukung perkembangan tersebut, kebutuhan infrastruktur juga diperkirakan meningkat drastis. Son mengatakan pusat data AI akan membutuhkan sekitar 3 terawatt listrik pada 2040, atau sekitar 1,8 kali konsumsi listrik dunia saat ini. Setelah itu, kebutuhan listrik diperkirakan akan bertambah sekitar 1 terawatt setiap tahun.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur AI secara global akan memerlukan investasi sekitar US$5 triliun per tahun.
Dalam beberapa tahun terakhir, SoftBank memang terus memfokuskan investasinya pada sektor AI, termasuk semikonduktor, robotika, dan pusat data.
Sc : KN








