Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Jepang Siapkan Aturan Baru, Suara Artis dan Seiyuu Bakal Dilindungi dari Penyalahgunaan AI

badge-check


					Jepang Siapkan Aturan Baru, Suara Artis dan Seiyuu Bakal Dilindungi dari Penyalahgunaan AI Perbesar

Pemerintah Jepang mulai membahas aturan hukum baru untuk melindungi suara para artis, selebritas, dan pengisi suara (seiyuu) dari penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dalam rancangan awal yang diajukan Kementerian Kehakiman, pemerintah mengusulkan agar suara seseorang mendapat perlindungan hukum yang sama seperti wajah atau penampilannya. Artinya, suara tokoh publik tidak boleh digunakan secara sembarangan tanpa izin.

Langkah ini diambil karena maraknya video dan audio palsu (deepfake) yang dibuat menggunakan AI.

Menurut Japan Publicity Rights Protection Organization, dalam kurun sekitar dua bulan sejak Juni tahun lalu ditemukan lebih dari 43.000 gambar dan video yang diduga menggunakan wajah atau suara artis serta seiyuu Jepang tanpa persetujuan mereka.

Akibat penyalahgunaan tersebut, kerugian ekonomi diperkirakan mencapai 2 hingga 4,5 miliar yen (sekitar Rp220 miliar hingga Rp500 miliar), dihitung dari nilai lisensi penggunaan wajah dan suara serta pendapatan iklan yang dihasilkan konten tersebut.

Saat ini Jepang belum memiliki undang-undang khusus yang melindungi penggunaan suara seseorang. Karena itu, pemerintah juga mengusulkan agar hak publisitas (publicity rights) diperluas sehingga mencakup perlindungan terhadap suara.

Jika disetujui, aturan ini diharapkan menjadi dasar hukum untuk menindak penggunaan suara artis dan seiyuu tanpa izin, terutama pada konten yang dibuat menggunakan AI.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News