Menu ✖

Dark Mode
Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

News

WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara

badge-check


					pict by Kyodonews Perbesar

pict by Kyodonews

Seorang perempuan asal Taiwan yang bekerja di industri hiburan ditangkap polisi Jepang karena diduga melakukan tindakan vandalisme terhadap sebuah batu bersejarah di sebuah kuil di Jepang bagian barat pada April lalu.

Menurut kepolisian setempat, Tsai Yi-chen (39) diduga menuangkan cairan ke sebuah batu di Kuil Yakushiji, Nara, pada 6 April. Batu tersebut memiliki ukiran yang menggambarkan jejak kaki Buddha Shakyamuni.

Tsai yang ditangkap pada Sabtu disebut mengatakan kepada polisi, “Karena saat berdoa saya biasa menuangkan minyak pada benda-benda yang membuat saya terharu, saya rasa saya menuangkan minyak ke batu jejak kaki Buddha tersebut.”

Polisi mengatakan bahwa gliserin, yang digunakan antara lain sebagai pemanis dan dalam produk kosmetik, ditemukan dalam cairan tersebut.

Saat kejadian, Tsai sedang mengunjungi kuil tersebut sebagai wisatawan. Polisi mengidentifikasinya melalui rekaman kamera keamanan dan menangkapnya di Bandara Internasional Kansai, Osaka, ketika ia kembali memasuki Jepang.

Batu tersebut ditetapkan sebagai harta nasional Jepang. Kuil Yakushiji sendiri merupakan bagian dari situs Warisan Dunia UNESCO.

Manajer Tsai pada Senin menyampaikan permintaan maaf melalui Facebook atas “kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada publik akibat insiden ini.”

Dalam pernyataannya, sang manajer mengatakan bahwa kasus tersebut saat ini sedang diselidiki oleh pihak berwenang Jepang sesuai dengan hukum yang berlaku. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya masih belum dapat melakukan kontak langsung dengan Tsai.

“Setelah situasinya menjadi lebih jelas, dan selama hal tersebut tidak memengaruhi proses hukum yang sedang berlangsung, kami akan memberikan informasi lebih lanjut kepada semua pihak melalui pernyataan resmi pada waktu yang tepat,” demikian isi pernyataan tersebut.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Trending on News