Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

News

Hampir 80 Persen Perusahaan Besar Jepang Optimis terhadap Ekonomi 2025

badge-check


					Hampir 80 Persen Perusahaan Besar Jepang Optimis terhadap Ekonomi 2025 Perbesar

Hampir 80 persen perusahaan besar di Jepang memperkirakan ekonomi domestik akan terus tumbuh pada 2025, tetap optimis terhadap kemajuan kenaikan upah dan pemulihan belanja konsumen, menurut survei Kyodo News yang dirilis Jumat.

Dalam survei terhadap 114 perusahaan yang dilakukan antara akhir November hingga pertengahan Desember, 78 persen menyatakan mereka memperkirakan pertumbuhan moderat, dibandingkan dengan 73 persen yang memprediksi ekspansi atau ekspansi moderat tahun lalu.

Pada pertanyaan pilihan ganda tentang alasan mereka memperkirakan pertumbuhan, alasan yang paling umum adalah pemulihan belanja individu sebesar 88 persen, diikuti oleh kenaikan upah sebesar 81 persen.

Sementara itu, 16 persen perusahaan memperkirakan ekonomi Jepang akan tetap datar, sedangkan 2 persen menyatakan akan mengalami kontraksi moderat, yang mencerminkan kekhawatiran yang tersisa atas dampak kenaikan harga.

Kenaikan upah yang melampaui inflasi sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, terutama karena negara ini menghadapi kekurangan tenaga kerja yang semakin parah.

Dari para responden, 46 persen menyatakan mereka sedang mempertimbangkan atau merencanakan kenaikan upah pada 2025, sementara 45 persen masih belum memutuskan.

Selama masa jabatan pertama Donald Trump sebagai presiden AS dari 2017 hingga 2021, gesekan perdagangan dengan Tiongkok dan kenaikan tarif menyebabkan gangguan besar pada ekonomi global.

Ketika ditanya tentang potensi dampak bisnis dari kemungkinan terpilihnya kembali Trump, 13 persen perusahaan mengatakan dampaknya kemungkinan akan negatif, sementara 3 persen mengatakan dampaknya cenderung positif. Sekitar sepertiga menyatakan ketidakpastian.

Kekhawatiran yang paling umum terkait kebijakan Trump meliputi tarif sebesar 65 persen, diikuti oleh kebijakan energi dan lingkungan sebesar 50 persen, serta kebijakan keamanan ekonomi terhadap Tiongkok sebesar 46 persen.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News