Menu

Dark Mode
Manga “Bless” Akan Diadaptasi Menjadi Anime TV oleh A-1 Pictures, Tayang pada 2027 Industri Pariwisata Jepang Dinilai Perlu Bangun Kepercayaan Lokal Sebelum Maksimalkan AI Sake Pertama yang Difermentasi di Luar Angkasa Tiba di Jepang, Akan Dijual Rp11 Miliar per Botol Dua Warga Jepang Ditahan di Iran, Pemerintah Jepang Minta Pembebasan Segera Musim Sakura 2026 Diprediksi Datang Lebih Awal, Tokyo Mulai Mekar 19 Maret Manga “Fungus and Iron” Karya Ayaka Katayama Akan Diadaptasi Menjadi Anime TV

TRAVEL

Junglia Okinawa, Taman Hiburan Bertema Hutan di Jepang, Siap Dibuka Juli 2025

badge-check


					Junglia Okinawa, Taman Hiburan Bertema Hutan di Jepang, Siap Dibuka Juli 2025 Perbesar

Sebuah taman hiburan bertema hutan akan dibuka di Prefektur Okinawa pada 25 Juli 2025. Pengelola taman berharap dapat menarik wisatawan domestik dan internasional dengan pengalaman mendalam di alam liar serta atraksi yang mendebarkan, termasuk wahana bertema dinosaurus.

Junglia Okinawa, yang dibangun di Desa Nakijin di bagian utara Pulau Okinawa, akan menawarkan 22 atraksi, termasuk wahana balon udara yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan hutan dari ketinggian. Selain itu, pengunjung juga dapat menaiki kendaraan untuk menjelajahi hutan dan merasakan sensasi dikejar dinosaurus, menurut operator taman, Japan Entertainment.

Taman ini memiliki luas sekitar 60 hektare dan berlokasi di kawasan lindung Yambaru, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Junglia Okinawa juga menyediakan pemandian udara terbuka, di mana pengunjung dapat menikmati pemandangan alam pulau selatan Jepang yang indah.

“Ini adalah taman hiburan di mana orang-orang dapat merasakan pengalaman nyata dan mendebarkan di tengah alam yang luas,” kata Tsuyoshi Morioka, CEO Katana Inc., perusahaan yang menangani pemasaran taman tersebut, dalam konferensi pers di Tokyo.

Morioka dikenal sebagai sosok yang berhasil menghidupkan kembali Universal Studios Japan di Osaka dan kini juga membantu Huis Ten Bosch, resor bertema Belanda di Prefektur Nagasaki, yang sempat mengalami kebangkrutan pada 2003.

Menurut estimasi dari Universitas Kansai, taman hiburan ini diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi sekitar 6,8 triliun yen dalam 15 tahun pertama sejak pembukaannya dan menciptakan lebih dari 880.000 lapangan pekerjaan.

Untuk wisatawan mancanegara, tiket masuk akan dikenakan biaya 8.800 yen (sekitar Rp1.144.000) per orang dewasa dan 5.940 yen (sekitar Rp772.200) untuk anak-anak berusia 4 hingga 11 tahun. Sementara itu, harga tiket untuk pengunjung domestik ditetapkan sebesar 6.930 yen (sekitar Rp900.900) untuk dewasa dan 4.950 yen (sekitar Rp643.500) untuk anak-anak. Anak berusia 3 tahun ke bawah dapat masuk secara gratis.

Operator taman mulai menjual paket tur yang mencakup tiket masuk sejak akhir Januari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden

3 March 2026 - 10:10 WIB

Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis

19 February 2026 - 19:10 WIB

Berani Dateng? Jepang Buka “Zombie Ship” di Laut Lepas, Horor 2 Jam Tanpa Jalan Kabur

18 February 2026 - 16:10 WIB

Cara Menentukan Jumlah Baju Ideal untuk Trip Jepang

3 February 2026 - 11:30 WIB

Cara Menyesuaikan Pace Jalan Kaki di Jepang Biar Nggak Cepat Tumbang

2 February 2026 - 08:00 WIB

Trending on TRAVEL