Menu ✖

Dark Mode
Jepang Targetkan 10 Juta Robot AI pada 2040 di Tengah Krisis Tenaga Kerja Anime Grand Blue Dreaming Resmi Dapatkan Season 4 Stasiun Kereta Jepang Dipadati Warga Usai Libur Silver Week Berakhir Aeon Jepang Jual Jeans Seharga ¥1.000, Persaingan Celana Denim Murah Kembali Memanas KAI Dapat Lampu Hijau Impor KRL Bekas untuk Tambah Armada Jabodetabek Jepang Perkuat Kerja Sama Antar-Kementerian untuk Berantas Tenaga Kerja Asing Ilegal

Teknologi

Universitas Nagasaki Kembangkan AI untuk Latihan Wawancara Medis dengan Pasien Virtual

badge-check


					Å@ê∂ê¨Ç`ÇhÇäàópǵà„äwê∂Ç™ñ‚êfÇÃó˚èKÇÇ∑ÇÈDZÇ∆Ç™Ç≈Ç´ÇÈÉVÉXÉeÉÄÇÃÉfÉÇÉìÉXÉgÉåÅ[ÉVÉáÉìÅÅÇSì˙åflëOÅAí∑çËés Perbesar

Å@ê∂ê¨Ç`ÇhÇäàópǵà„äwê∂Ç™ñ‚êfÇÃó˚èKÇÇ∑ÇÈDZÇ∆Ç™Ç≈Ç´ÇÈÉVÉXÉeÉÄÇÃÉfÉÇÉìÉXÉgÉåÅ[ÉVÉáÉìÅÅÇSì˙åflëOÅAí∑çËés

Universitas Nagasaki di Jepang barat daya, bersama perusahaan pengembang sistem lokal, telah memperkenalkan program kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan mahasiswa kedokteran berlatih wawancara dengan pasien virtual di layar.

Pengembangan ini dilakukan karena universitas-universitas di daerah semakin kesulitan mendapatkan pasien simulasi, yang membutuhkan pelatihan khusus untuk meniru gejala penyakit secara akurat. Masalah ini diperparah oleh penurunan populasi di banyak wilayah Jepang.

Dalam demonstrasi awal Maret lalu, seorang pasien AI melaporkan mengalami demam dan batuk selama dua hingga tiga hari serta merespons pertanyaan dari seorang peserta yang berperan sebagai mahasiswa kedokteran. Program ini dijadwalkan mulai digunakan pada Maret 2026.

Dengan memanfaatkan teknologi AI, universitas berharap dapat meningkatkan pelatihan medis mahasiswa melalui interaksi dengan berbagai pasien virtual yang memiliki perbedaan usia, jenis kelamin, dan gejala.

“Kami akan menambahkan fitur penilaian dan umpan balik pada sistem. Kami berharap ini dapat menghasilkan metode belajar yang lebih efisien serta meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Shinya Kawashiri, profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Nagasaki.

Toru Kobayashi, profesor dari Fakultas Ilmu Informasi dan Data di universitas tersebut, menyebut inovasi ini sebagai sebuah “langkah baru” dalam dunia pendidikan medis di Jepang.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Targetkan 10 Juta Robot AI pada 2040 di Tengah Krisis Tenaga Kerja

25 September 2026 - 14:00 WIB

Fujitsu Mulai Jual Global Chip AI Buatan Jepang “Monaka” Mulai November

15 September 2026 - 15:10 WIB

ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang

7 September 2026 - 13:36 WIB

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

Trending on Teknologi