Menu

Dark Mode
Film Reboot Live-Action Resident Evil Rilis Trailer Perdana, Tayang September 2026 Manga Romance Kontroversial “Kanojo no Tomodachi” Resmi Dapat Adaptasi Anime Tahun 2026 Jepang Mulai Impor Minyak Rusia Lagi Setelah Jalur Hormuz Tertutup Robot Haro dari Anime Mobile Suit Gundam Akan Dikirim ke Luar Angkasa oleh Startup Jepang Fenomena Hikikomori di Jepang Makin Mengkhawatirkan, Usia Rata-rata Terus Naik Seiyuu Satomi Akesaka Umumkan Pernikahan

Culture

Kenapa Rumah Tradisional Jepang Punya Pintu Geser dan Lantai Tatami?

badge-check


					Kenapa Rumah Tradisional Jepang Punya Pintu Geser dan Lantai Tatami? Perbesar

Rahasia di Balik Desain Rumah Jepang yang Sederhana Tapi Penuh Makna

Kalau kamu pernah nonton anime berlatar rumah tradisional Jepang, pasti familiar dengan pintu geser (shōji atau fusuma) dan lantai tatami yang khas. Tapi pernah nggak sih kamu bertanya—kenapa rumah di Jepang dulu tidak memakai pintu biasa atau lantai keramik seperti di negara lain?

Ternyata, ada alasan praktis sekaligus filosofis di balik pilihan desain rumah orang Jepang zaman dulu.


🚪 Pintu Geser: Hemat Ruang dan Multifungsi

Pintu geser dalam rumah Jepang ada dua jenis utama:

Kenapa pakai pintu geser?

  1. Menghemat Ruang
    Di rumah-rumah Jepang yang sempit, pintu engsel akan memakan tempat saat dibuka. Pintu geser tidak membutuhkan ruang ekstra, jadi jauh lebih efisien.

  2. Mudah Mengubah Fungsi Ruangan
    Fusuma bisa digeser untuk menyatukan dua ruangan menjadi satu ruang besar, atau sebaliknya. Satu ruangan bisa menjadi ruang tamu siang hari dan kamar tidur di malam hari.

  3. Estetika dan Ketenangan
    Shōji menyaring cahaya matahari, menciptakan suasana tenang dan lembut yang sangat khas rumah Jepang.


🧺 Lantai Tatami: Lebih dari Sekadar Tikar

Tatami terbuat dari jerami padi yang dipadatkan dan dibungkus anyaman. Biasanya setiap ruangan di rumah tradisional Jepang diukur dengan ukuran tatami (misalnya “6-jo” artinya 6 tikar tatami).

Kenapa orang Jepang pakai tatami?

  1. Nyaman untuk Duduk dan Tidur
    Karena budaya Jepang tidak menggunakan kursi dan tempat tidur tinggi, lantai tatami sangat ideal—empuk untuk duduk bersila, berbaring, dan tidur.

  2. Mengatur Kelembaban Secara Alami
    Jerami pada tatami bisa menyerap kelembaban saat udara lembap, dan melepaskannya saat udara kering. Jadi membantu menjaga kenyamanan ruangan.

  3. Nilai Budaya dan Spiritual
    Ruangan dengan tatami sering digunakan untuk kegiatan yang sakral seperti upacara minum teh (茶道, sadō). Duduk di atas tatami mengajarkan rasa hormat dan ketenangan batin.


🌿 Keseimbangan dengan Alam

Desain rumah Jepang tradisional, termasuk pintu geser dan lantai tatami, tidak hanya soal fungsi. Semua itu mencerminkan prinsip harmoni dengan alam.
Pintu geser memungkinkan cahaya dan angin masuk dengan lembut. Tatami membawa aroma alam jerami ke dalam rumah.

Di balik kesederhanaannya, rumah Jepang menyimpan filosofi hidup yang mendalam: hidup selaras, minimalis, dan penuh penghargaan terhadap lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mengapa Orang Jepang Jarang Menolak Secara Langsung

18 February 2026 - 09:00 WIB

Budaya Tidak Mengambil Foto Orang Sembarangan di Jepang

13 February 2026 - 13:10 WIB

Budaya Membawa Pulang Sampah Sendiri: Kesadaran Publik ala Jepang

12 February 2026 - 19:00 WIB

Kenapa Rasa Malu Lebih Kuat daripada Hukuman Bagi Orang Jepang

10 February 2026 - 19:10 WIB

Sunyi: Mengapa Lingkungan Perumahan Jepang Terasa Sangat Tenang

6 February 2026 - 18:30 WIB

Trending on Culture