Menu

Dark Mode
Resident Evil Requiem Tembus 6 Juta Penjualan, Jadi Game Tercepat di Seri Resident Evil Kenshi Yonezu Raih Penghargaan di Tokyo Anime Award Festival Berkat Lagu Tema Anime Manga “Hirayasumi” Akan Diadaptasi Jadi Anime, Tayang 2027 Tolak Ikuti Seruan Trump, Jepang Tak Akan Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz Sakura Mulai Mekar di Kofu, Gifu, dan Kochi, Lebih Cepat dari Biasanya Anime “Welcome to Demon School! Iruma-kun” Season 4 Rilis April, Ungkap Opening Baru

Makanan

Horumon Yaki: Jeroan Bakar yang Jadi Favorit di Izakaya

badge-check


					F1000230.JPG Perbesar

F1000230.JPG

Di tengah hiruk-pikuk malam Jepang, terutama di izakaya (pub ala Jepang), ada satu hidangan yang selalu berhasil mencuri perhatian: horumon yaki. Meskipun terbuat dari jeroan atau bagian dalam hewan seperti usus, hati, dan perut, horumon yaki justru menjadi camilan favorit untuk menemani bir dingin dan obrolan santai setelah kerja.


Apa Itu Horumon Yaki?

Horumon yaki (ホルモン焼き) secara harfiah berarti “jeroan bakar”. Kata “horumon” berasal dari bahasa Kansai dan kemungkinan besar diadaptasi dari kata Inggris “hormone”, tetapi dalam konteks Jepang juga terdengar mirip dengan “hōrumon” (捨てるもの), yang berarti “bagian yang dibuang”. Ironisnya, bagian yang dulu dianggap tak berguna ini justru jadi bintang utama di atas panggangan.

Horumon yaki mulai populer di Jepang pascaperang, ketika daging masih menjadi barang mewah. Jeroan yang lebih murah dan mudah didapat menjadi solusi, dan teknik memanggang dengan bumbu khas menjadikan hidangan ini favorit rakyat jelata. Kini, horumon yaki tidak lagi dipandang sebelah mata. Di banyak daerah, terutama Osaka dan Tokyo, restoran khusus horumon bermunculan dan selalu ramai.

Cita Rasa yang Unik

Setiap jenis jeroan punya tekstur dan rasa yang berbeda:

  • Shiro (usus putih): kenyal dan sedikit manis
  • Hatsu (jantung): teksturnya padat dan juicy
  • Reba (hati): kaya rasa dan creamy
  • Gyūtan (lidah sapi): empuk dan sedikit chewy

Biasanya horumon dibumbui dengan saus tare (kecap asin manis), miso pedas, atau hanya garam dan lada. Setelah dipanggang di atas arang atau grill, hasilnya adalah kombinasi rasa gurih, smoky, dan bertekstur yang bikin nagih.

Horumon dan Budaya Izakaya

Di izakaya, horumon yaki bukan hanya makanan — ini adalah pengalaman. Disajikan panas-panas langsung dari panggangan kecil di meja, disertai bir atau shochu dingin, horumon yaki menjadi bagian dari budaya “nominication” (minum dan komunikasi) khas Jepang.


Horumon yaki membuktikan bahwa kelezatan bisa datang dari bagian yang tidak biasa. Teksturnya yang bervariasi, rasa yang gurih, serta atmosfer izakaya yang hangat menjadikannya salah satu makanan jalanan paling otentik di Jepang. Kalau kamu pecinta jeroan, horumon yaki wajib masuk daftar coba saat berkunjung ke Jepang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Di Balik Tren Matcha Jepang Meledak di Pasar Global, Produk Tiruan dari China Banyak Bermunculan

6 January 2026 - 14:30 WIB

Nikuman dan Anman: Roti Kukus Favorit Saat Dingin Mulai Datang

22 December 2025 - 16:10 WIB

Hitsumabushi Asli Nagoya: Cara Makan Unagi Bertahap yang Unik dan Penuh Filosofi

18 December 2025 - 17:30 WIB

Karasumi: Telur Ikan yang Diasinkan dan Dijemur Jadi Delikates Tradisional Jepang

17 December 2025 - 09:41 WIB

Yatai: Kultur Street Food Kaki Lima Musiman yang Hangat di Jepang

19 November 2025 - 20:00 WIB

Trending on Culture