Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan

badge-check


					Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan Perbesar

Penutupan Strait of Hormuz akibat serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran mulai berdampak besar pada ekonomi Jepang. Selat penting ini merupakan jalur utama distribusi minyak mentah dunia, sehingga gangguan di sana langsung memicu lonjakan harga dan ketidakpastian pasokan.

Survei yang dilakukan oleh Teikoku Databank terhadap 1.686 perusahaan di Jepang menunjukkan situasi yang cukup mengkhawatirkan. Sebanyak 26,7% perusahaan memperkirakan mereka hanya bisa bertahan antara 3 hingga 6 bulan jika harga minyak terus naik. Bahkan, 17,2% lainnya menyebut hanya mampu bertahan kurang dari 3 bulan.

Artinya, total 43,9% perusahaan berpotensi harus mengurangi atau menghentikan bisnis utama mereka dalam waktu 6 bulan ke depan. Di sisi lain, hanya 18,3% yang merasa mampu bertahan lebih dari satu tahun.

Sektor yang paling terdampak adalah ritel, termasuk SPBU dan dealer mobil, dengan 54,5% responden mengaku mungkin harus mengurangi operasional dalam 6 bulan. Sementara itu, sektor manufaktur juga terkena dampak besar—bahkan 22,8% perusahaan di sektor ini memperkirakan harus memangkas operasi dalam waktu kurang dari 3 bulan.

Masalahnya bukan hanya harga energi, tapi juga kelangkaan bahan baku. Beberapa perusahaan mengaku kesulitan mendapatkan material berbasis minyak seperti plastik, polyethylene, hingga pelarut kimia. Jika kondisi ini berlanjut, produksi bisa terhenti total, bahkan berisiko memicu kebangkrutan berantai di antara klien mereka.

Dampaknya juga mulai terasa di berbagai industri lain, termasuk produksi perlengkapan rumah seperti sistem kamar mandi, yang menunjukkan bahwa krisis ini berpotensi menyebar luas ke seluruh sektor industri Jepang.

Sc : Nippon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News