Menu

Dark Mode
Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

News

Usai Panasonic, Nissan Dikabarkan juga Akan PHK 20.000 Karyawan Global

badge-check


					Usai Panasonic, Nissan Dikabarkan juga Akan PHK 20.000 Karyawan Global Perbesar

Nissan Motor Co., produsen mobil Jepang yang sedang kesulitan, berencana memangkas sekitar 20.000 pekerjaan di seluruh dunia, menurut sumber internal pada Senin (13/5). Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dari rencana pengurangan 9.000 pekerjaan yang diumumkan tahun lalu.

Pemangkasan tersebut mencakup sekitar 15% dari total tenaga kerja Nissan, dan diambil sebagai langkah tambahan untuk membalikkan kondisi bisnis perusahaan yang terus memburuk, terutama di pasar Amerika Serikat dan China.

Nissan juga mempertimbangkan menutup salah satu dari lima pabrik perakitan domestiknya di Jepang, sebuah langkah yang diprediksi akan menghadapi perlawanan kuat dari serikat pekerja dan pemangku kepentingan lainnya.

Perusahaan yang bermarkas di Yokohama ini akan mengumumkan laporan keuangan tahun fiskal yang berakhir pada Maret, Selasa ini (14/5), dengan perhatian besar tertuju pada dampak tarif mobil tinggi dari Presiden AS Donald Trump.

Pada April lalu, Nissan memperkirakan akan membukukan kerugian bersih terbesar sepanjang sejarahnya, yakni antara 700 miliar hingga 750 miliar yen (sekitar Rp 70–75 triliun) akibat biaya restrukturisasi.

Restrukturisasi ini juga meliputi pembatalan proyek pembangunan pabrik baterai EV di Prefektur Fukuoka, meski sebelumnya sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah lokal.

Upaya kerja sama dengan Honda Motor Co. juga kandas, setelah pembicaraan merger gagal karena Honda mengusulkan agar Nissan menjadi anak perusahaannya — sebuah usulan yang ditolak keras oleh dewan direksi Nissan.

Langkah-langkah drastis ini diambil di bawah kepemimpinan CEO baru Ivan Espinosa, yang mulai menjabat sejak 1 April lalu.

Sebelumnya, Raksasa elektronik Jepang Panasonic juga mengumumkan pada hari Jumat pekan lalu bahwa mereka akan memangkas sekitar 10.000 pekerjaan secara global.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun

4 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat

4 July 2026 - 07:03 WIB

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

3 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik

2 July 2026 - 14:10 WIB

Trending on News