Menu

Dark Mode
Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market? Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Trailer Baru, Tayang 7 Agustus Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak Dua Kebakaran Hutan Terjadi Bersamaan di Iwate, Ribuan Warga Diminta Mengungsi

News

Usai Panasonic, Nissan Dikabarkan juga Akan PHK 20.000 Karyawan Global

badge-check


					Usai Panasonic, Nissan Dikabarkan juga Akan PHK 20.000 Karyawan Global Perbesar

Nissan Motor Co., produsen mobil Jepang yang sedang kesulitan, berencana memangkas sekitar 20.000 pekerjaan di seluruh dunia, menurut sumber internal pada Senin (13/5). Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dari rencana pengurangan 9.000 pekerjaan yang diumumkan tahun lalu.

Pemangkasan tersebut mencakup sekitar 15% dari total tenaga kerja Nissan, dan diambil sebagai langkah tambahan untuk membalikkan kondisi bisnis perusahaan yang terus memburuk, terutama di pasar Amerika Serikat dan China.

Nissan juga mempertimbangkan menutup salah satu dari lima pabrik perakitan domestiknya di Jepang, sebuah langkah yang diprediksi akan menghadapi perlawanan kuat dari serikat pekerja dan pemangku kepentingan lainnya.

Perusahaan yang bermarkas di Yokohama ini akan mengumumkan laporan keuangan tahun fiskal yang berakhir pada Maret, Selasa ini (14/5), dengan perhatian besar tertuju pada dampak tarif mobil tinggi dari Presiden AS Donald Trump.

Pada April lalu, Nissan memperkirakan akan membukukan kerugian bersih terbesar sepanjang sejarahnya, yakni antara 700 miliar hingga 750 miliar yen (sekitar Rp 70–75 triliun) akibat biaya restrukturisasi.

Restrukturisasi ini juga meliputi pembatalan proyek pembangunan pabrik baterai EV di Prefektur Fukuoka, meski sebelumnya sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah lokal.

Upaya kerja sama dengan Honda Motor Co. juga kandas, setelah pembicaraan merger gagal karena Honda mengusulkan agar Nissan menjadi anak perusahaannya — sebuah usulan yang ditolak keras oleh dewan direksi Nissan.

Langkah-langkah drastis ini diambil di bawah kepemimpinan CEO baru Ivan Espinosa, yang mulai menjabat sejak 1 April lalu.

Sebelumnya, Raksasa elektronik Jepang Panasonic juga mengumumkan pada hari Jumat pekan lalu bahwa mereka akan memangkas sekitar 10.000 pekerjaan secara global.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market?

24 April 2026 - 07:17 WIB

Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

23 April 2026 - 18:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak

23 April 2026 - 13:10 WIB

Dua Kebakaran Hutan Terjadi Bersamaan di Iwate, Ribuan Warga Diminta Mengungsi

23 April 2026 - 11:10 WIB

Prefektur Ibaraki Siapkan Imbalan bagi Pelapor Pekerja Asing Ilegal Mulai 11 Mei

23 April 2026 - 08:59 WIB

Trending on News