Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Usai Panasonic, Nissan Dikabarkan juga Akan PHK 20.000 Karyawan Global

badge-check


					Usai Panasonic, Nissan Dikabarkan juga Akan PHK 20.000 Karyawan Global Perbesar

Nissan Motor Co., produsen mobil Jepang yang sedang kesulitan, berencana memangkas sekitar 20.000 pekerjaan di seluruh dunia, menurut sumber internal pada Senin (13/5). Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dari rencana pengurangan 9.000 pekerjaan yang diumumkan tahun lalu.

Pemangkasan tersebut mencakup sekitar 15% dari total tenaga kerja Nissan, dan diambil sebagai langkah tambahan untuk membalikkan kondisi bisnis perusahaan yang terus memburuk, terutama di pasar Amerika Serikat dan China.

Nissan juga mempertimbangkan menutup salah satu dari lima pabrik perakitan domestiknya di Jepang, sebuah langkah yang diprediksi akan menghadapi perlawanan kuat dari serikat pekerja dan pemangku kepentingan lainnya.

Perusahaan yang bermarkas di Yokohama ini akan mengumumkan laporan keuangan tahun fiskal yang berakhir pada Maret, Selasa ini (14/5), dengan perhatian besar tertuju pada dampak tarif mobil tinggi dari Presiden AS Donald Trump.

Pada April lalu, Nissan memperkirakan akan membukukan kerugian bersih terbesar sepanjang sejarahnya, yakni antara 700 miliar hingga 750 miliar yen (sekitar Rp 70–75 triliun) akibat biaya restrukturisasi.

Restrukturisasi ini juga meliputi pembatalan proyek pembangunan pabrik baterai EV di Prefektur Fukuoka, meski sebelumnya sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pemerintah lokal.

Upaya kerja sama dengan Honda Motor Co. juga kandas, setelah pembicaraan merger gagal karena Honda mengusulkan agar Nissan menjadi anak perusahaannya — sebuah usulan yang ditolak keras oleh dewan direksi Nissan.

Langkah-langkah drastis ini diambil di bawah kepemimpinan CEO baru Ivan Espinosa, yang mulai menjabat sejak 1 April lalu.

Sebelumnya, Raksasa elektronik Jepang Panasonic juga mengumumkan pada hari Jumat pekan lalu bahwa mereka akan memangkas sekitar 10.000 pekerjaan secara global.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News