Bahasa Jepang terkenal dengan nuansa ekspresifnya—bahkan hanya lewat satu kata sifat, kita bisa menyampaikan perasaan yang kompleks. Dalam percakapan sehari-hari, kata-kata seperti kawaii (imut) atau kimochiwarui (menjijikkan) bukan sekadar deskripsi, tapi sering menjadi bentuk ekspresi emosional yang kuat.
Mari kita lihat bagaimana kata sifat dalam bahasa Jepang dipakai untuk menyampaikan rasa suka, benci, kagum, risih, dan emosi lainnya!
💖 1. かわいい (Kawaii) — Imut, Lucu
Sudah jadi kata wajib! Tak hanya untuk anak kecil atau hewan, kawaii juga dipakai untuk gaya busana, benda lucu, bahkan sikap seseorang.
Contoh:
この猫、めっちゃかわいい!
Kono neko, meccha kawaii!
(Kucing ini lucu banget!)
Menunjukkan rasa suka dan kekaguman.
😖 2. 気持ち悪い (Kimochiwarui) — Menjijikkan, Nggak Enak Dilihat/Dirasakan
Dipakai untuk hal-hal yang membuat risih atau mual, baik secara fisik maupun emosional. Bisa untuk makanan basi, serangga, atau bahkan perilaku seseorang.
Contoh:
あの人の話し方、ちょっと気持ち悪い。
Ano hito no hanashikata, chotto kimochiwarui.
(Cara bicaranya orang itu agak menjijikkan.)
Digunakan untuk mengungkapkan rasa tidak nyaman atau jijik.
😡 3. むかつく (Mukatsuku) — Bikin Kesel
Secara harfiah berarti “bikin mual”, tapi dalam bahasa gaul Jepang modern, ini lebih sering berarti “nyebelin” atau “bikin marah”.
Contoh:
あいつ、まじでむかつく。
Aitsu, maji de mukatsuku.
(Dia bener-bener nyebelin.)
😍 4. かっこいい (Kakkoii) — Keren, Gagah
Gabungan dari kakkou (penampilan) dan ii (bagus). Sering dipakai untuk memuji cowok, mobil, outfit, atau hal yang mengesankan.
Contoh:
そのジャケット、かっこいいね!
Sono jaketto, kakkoii ne!
(Jaket itu keren, ya!)
😢 5. さびしい (Sabishii) — Sepi, Kesepian
Dipakai baik secara harfiah (tidak ada orang) maupun emosional (merasa sendiri).
Contoh:
友達が引っ越して、さびしくなった。
Tomodachi ga hikkoshite, sabishiku natta.
(Teman pindah, jadi terasa sepi.)
😲 6. すごい (Sugoi) — Hebat, Gila Juga!
Dipakai untuk menunjukkan rasa kagum. Bisa positif atau negatif, tergantung intonasi dan konteks.
Contoh:
このケーキ、すごくおいしい!
Kono kēki, sugoku oishii!
(Kue ini enak banget!)
😱 7. こわい (Kowai) — Menakutkan
Bisa berarti takut secara literal (hantu, kegelapan) atau metaforis (orang galak, situasi berbahaya).
Contoh:
先生が怒るとこわい。
Sensei ga okoru to kowai.
(Kalau gurunya marah, serem deh.)
🤢 8. うざい (Uzai) — Nyebelin, Ganggu
Bahasa slang yang sangat umum di kalangan anak muda. Kurang sopan jika dipakai ke orang yang lebih tua.
Contoh:
何回も電話してきて、うざいよ。
Nankai mo denwa shite kite, uzai yo.
(Nelpon berkali-kali, nyebelin banget.)
Kata sifat dalam bahasa Jepang lebih dari sekadar “deskripsi”. Mereka punya kekuatan emosional, dan seringkali menjadi cara paling alami untuk menunjukkan perasaan dalam kehidupan sehari-hari. Dari kawaii yang bikin gemas, sampai kimochiwarui yang bikin merinding, semuanya memperkaya nuansa komunikasi dalam bahasa Jepang.










