Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

Lebih dari Separuh Produsen Beras Besar di Jepang Nilai Harga di Toko Terlalu Tinggi

badge-check


					Lebih dari Separuh Produsen Beras Besar di Jepang Nilai Harga di Toko Terlalu Tinggi Perbesar

Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh asosiasi perusahaan pertanian di Jepang menunjukkan bahwa lebih dari separuh produsen beras berskala besar merasa harga beras di toko saat ini “terlalu tinggi”, mencerminkan kekhawatiran yang sama dengan para konsumen.

Dalam situasi di mana harga beras telah meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu, sekitar 43,1% responden khawatir konsumen akan berhenti membeli beras karena harganya yang melonjak. Saat ini, harga rata-rata beras mencapai sekitar 4.200 yen (sekitar Rp390.000) per 5 kilogram, mendorong pemerintah mengambil langkah tidak biasa dengan menjual cadangan beras langsung ke pengecer pada akhir Mei untuk menahan harga.

Survei ini dilakukan selama seminggu sejak 12 Mei terhadap 188 perusahaan yang memproduksi beras untuk konsumsi pokok. Hasilnya:

Kepala asosiasi pertanian, Kazushi Saito, menyatakan bahwa harga yang dianggap adil oleh produsen dan konsumen adalah sekitar 3.000 yen per 5 kg.

Namun, upaya mencari titik temu tentang harga wajar ini mungkin tidak mudah. Toru Yamano, pimpinan JA Zenchu (kelompok lobi pertanian kuat di Jepang), menyatakan pada Mei lalu, “Saya tidak merasa harganya terlalu tinggi.”

Selain harga, kekhawatiran lain yang diungkap para produsen dalam pertanyaan multi-pilihan mencakup:

  • 77,1% khawatir tentang mahalnya biaya pembelian mesin dan fasilitas pertanian

  • 55,3% takut harga beras anjlok akibat kelebihan produksi

Kondisi ini mencerminkan tantangan besar di tengah inflasi pangan Jepang: menjaga keseimbangan antara keuntungan produsen dan keterjangkauan bagi konsumen.

Sc ; Kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News