Menu ✖

Dark Mode
One Punch Man Season 3 Bagian Kedua Tayang Januari 2027, JAM Project Kembali Isi Lagu Opening Webtoon Populer The Remarried Empress Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Tahun Depan JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Baru Bernama “Teppay” pada 20 Oktober Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto

News

Lebih dari Separuh Produsen Beras Besar di Jepang Nilai Harga di Toko Terlalu Tinggi

badge-check


					Lebih dari Separuh Produsen Beras Besar di Jepang Nilai Harga di Toko Terlalu Tinggi Perbesar

Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh asosiasi perusahaan pertanian di Jepang menunjukkan bahwa lebih dari separuh produsen beras berskala besar merasa harga beras di toko saat ini “terlalu tinggi”, mencerminkan kekhawatiran yang sama dengan para konsumen.

Dalam situasi di mana harga beras telah meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu, sekitar 43,1% responden khawatir konsumen akan berhenti membeli beras karena harganya yang melonjak. Saat ini, harga rata-rata beras mencapai sekitar 4.200 yen (sekitar Rp390.000) per 5 kilogram, mendorong pemerintah mengambil langkah tidak biasa dengan menjual cadangan beras langsung ke pengecer pada akhir Mei untuk menahan harga.

Survei ini dilakukan selama seminggu sejak 12 Mei terhadap 188 perusahaan yang memproduksi beras untuk konsumsi pokok. Hasilnya:

Kepala asosiasi pertanian, Kazushi Saito, menyatakan bahwa harga yang dianggap adil oleh produsen dan konsumen adalah sekitar 3.000 yen per 5 kg.

Namun, upaya mencari titik temu tentang harga wajar ini mungkin tidak mudah. Toru Yamano, pimpinan JA Zenchu (kelompok lobi pertanian kuat di Jepang), menyatakan pada Mei lalu, “Saya tidak merasa harganya terlalu tinggi.”

Selain harga, kekhawatiran lain yang diungkap para produsen dalam pertanyaan multi-pilihan mencakup:

  • 77,1% khawatir tentang mahalnya biaya pembelian mesin dan fasilitas pertanian

  • 55,3% takut harga beras anjlok akibat kelebihan produksi

Kondisi ini mencerminkan tantangan besar di tengah inflasi pangan Jepang: menjaga keseimbangan antara keuntungan produsen dan keterjangkauan bagi konsumen.

Sc ; Kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News