Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

NTT Docomo Pensiunkan Emoji Orisinal yang Bersejarah Setelah 26 Tahun

badge-check


					NTT Docomo Pensiunkan Emoji Orisinal yang Bersejarah Setelah 26 Tahun Perbesar

Raksasa telekomunikasi Jepang, NTT Docomo Inc., akan menghentikan penggunaan kumpulan emoji orisinal mereka yang dirilis 26 tahun lalu—emoji yang telah berkontribusi besar membentuk bahasa visual dalam komunikasi digital masa kini.

Mulai Juni, smartphone Android dan ponsel fitur (feature phones) yang dipasarkan oleh Docomo tidak akan lagi menyertakan set emoji orisinal milik perusahaan tersebut. Dalam pengumuman pada akhir Mei, perusahaan menyatakan bahwa emoji-emoji tersebut telah “menuntaskan perannya,” seraya mencatat bahwa emoji milik Google kini telah menjadi standar global yang lebih umum digunakan.

Sebagai gantinya, ponsel baru akan mengadopsi Noto Color Emoji dari Google atau emoji milik Samsung.

Emoji Docomo pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 bersamaan dengan layanan i-mode, yaitu sistem ponsel dengan akses internet yang juga akan dihentikan pada tahun 2026.

Emoji menjadi sangat populer di Jepang, khususnya di kalangan remaja pada era 2000-an, sebagai bagian dari gaya bertukar pesan. Bahkan, sempat tren mengirim pesan hanya dengan emoji, sebelum akhirnya menyebar luas secara global.

Pada tahun 2016, satu set berisi 176 emoji Docomo diakui secara budaya dan dimasukkan dalam koleksi Museum of Modern Art di New York. Pihak museum menyatakan, “Dengan menggantikan bahasa tubuh, emoji menegaskan kembali unsur manusia dalam ruang komunikasi elektronik yang sangat abstrak dan tidak personal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News